DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 24 Juni 2019 / 20:26 WIB

LPPM EXPO ISI YOGYAKARTA

Pengabdian Masyarakat Bernilai Pemberdayaan


BANTUL, KRJOGJA.com - Karya-karya penelitian dan pengabdian masyarakat alangkah baiknya bernilai pemberdayaan. Karya-karya bermanfaat secara ekonomi, pemberdayaan bagi yang bersangkutan, lembaga dan masyarakat secara luas. "Pengabdian dan penelitian itu punya nilai pemberdayaan serta migunani tumraping liyan," ujar Prof Dr M Agus Burhan, Rektor ISI Yogyakarta saat membuka acara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarskat/LPPM Expo di Gedung Serbaguna ISI Yogyakarta, Jalan Parangtriris KM 6,5, Sewon Bantul, Senin (25/06/2019). 

Tampak hadir dan memberi sambutan pengantar Dr Nur Sahid MHum (Ketua LPPM-ISI Yogyakarta). Acara ini untuk menandai Dies Natalis ke-35 dan Lustrum VII ISI Yogyakarta dengan disemarakkan karawitan dari Desa Geneng Panggungharjo binaan Dr Junaidi (dosen Pedalangan ISI Yogya), pentas gejog lesung, Pentas Prada Tani dari Sanggar Seni Ngluwar Magelang.

Menurut Agus Burhan, LPPM Expo sebagai upaya positif serta bentuk tanggung jawab karya yang telah dilakukan. Setidaknya memahami proses dan hasilnya. Pada masa lalu, kerja perpijak pada proses kegiatan. Keberhasilan ukuran kinerja, tidak hanya berbasis pada proses. "Berbasis pada output dan outcome. Jumlah output berupa jurnal publikasi. Prototipe desain maupun karya seni. Output juga perlu karya yang nyata yang bagi masyarakat," ujarnya.

 
Rektor ISI Yogya berharap, kegiatan LPPM tetap memperhatikan output, hasil yang dicapai dalam jangka waktu pendek, tak kalah pentingnya outcome, yakni dampak manfaat, harapan perubahan dari hasil yang dicapai. Ke depan, outcome memberdayakan masyarakat. Kreativitas, pemberdayasn, kesejahteraan ekonomi. 

"Jujur, LPPM ISI mulai kuwalahan atas permintaan dari pemkab, pemkot yang memiliki wilayah seni, daerah wisata, industri wisata di beberapa daerah di Jawa maupun luar Jawa minta untuk pembinaan dan pendampingan," tuturnya. LPPM ISI memang lebih spesifik atau tematik menangani soal seni dalam konteks luas.

Sedangkan Dr Nur Sahid MHum dalam laporannya mengatakan, LPPM Expo yang berlangsung hingga Kamis (27/06/2019) mendatang memilih tema 'Kecerdasan Buatan dalam Seni Era Revolusi Industri 4.0" menghadirkan 210 karya. (Jay)