DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 24 Juni 2019 / 12:29 WIB

Taman Bacaaan Masyarakat Perlu Dihidupkan Kembali

YOGYA, KRJOGJA.com - Jangkauan masyarakat dalam mengakses perpustakaan akan diperluas. Tiap kampung di Kota Yogya pun ditarget memiliki perpustakaan. Minimal, taman bacaaan masyarakat yang sebelumnya sudah terbangun, perlu dihidupkan kembali.

Walikota Yogya Haryadi Suyuti, menyebut terdapat 170 kampung di Kota Yogya yang sudah dilandasi surat keputusan. ”Sampai masa kerja berakhir pada 2022 mendatang, tiap kampung yang jumlahnya 170 itu harus sudah tersedia perpustakaan,” jelasnya.

Komitmen dalam memperluas jangkauan akses perpustakaan tersebut seiring dipilihnya Kota Yogya sebagai gerakan literasi. Keberadaan perpustakaan di tiap kampung itu pun diharapkan mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat.

Gemar membaca, imbuh Haryadi, berbanding lurus dengan kualitas sumber daya masyarakat. Haryadi menjelaskan, taman bacaan masyarakat yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan perlu upaya optimalisasi. Dari sisi identitas, menurutnya perlu dipertegas menjadi perpustakaan kampung.

Sehingga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dapat bersinergi dengan Dinas Pendidikan. ”Instansi teknis yang memiliki kewenangan bisa ikut turut membantu. Misalnya membuat sistem manejemen pengelolaan perpustakaan kampung hingga memberikan bantuan koleksi buku,” imbuhnya.

Selain memperbanyak jumlah perpustakaan hingga berbasis kampung, peningkatan literasi juga dapat dilakukan dengan mempermudah sistem keanggotaan perpustakaan daerah. Salah satunya dengan mengintegrasikan kartu anggota perpustakaan dengan KTP elektronik.

Dengan begitu, warga yang hendak meminjam koleksi buku di perpustakaan tidak harus mengurus kartu anggota terlebih dahulu melainkan cukup menunjukkan KTP elektroniknya. ”Jangan sampai perpustakaan hanya menjadi gudang buku. Tapi bagaimana koleksi bukunya bisa terus beredar di masyarakat. Justru keberhasilan perpustakaan itu salah satunya diukur dari jumlah peredaran buku yang dimilikinya,” tandas Haryadi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogya Wahyu Hendratmoko, mengaku siap berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain guna meningkatkan kualitas perpustakaan. Dirinya bahkan mendorong tiap OPD memiliki perpustakaan khusus guna mengakomodasi kebutuhan membaca para pegawainya. (Dhi)