Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Minggu, 23 Juni 2019 / 10:51 WIB

Awas! Uang Virtual Facebook Bakal Diawasi

DALAM dua pekan belakangan ini, Facebook telah menarik minat dunia ketika mengumumkan rencana untuk memperkenalkan mata uang digital bernama Libra. Mata uang itu bagian dari upaya untuk memperluas ke pembayaran digital.

Untuk memastikan mata uang virtual itu tidak akan membahayakan sistem keuangan atau digunakan untuk pencucian uang, tiga bank sentral Eropa akan melakukan pengawasan untuk penggunaannya.

Facebook mengatakan, Libra akan didukung oleh aset dunia nyata, termasuk deposito bank dan sekuritas pemerintah jangka pendek, untuk membuatnya lebih stabil. Dengan dukungan itu, Libra akan lebih praktis untuk pembayaran dan transfer uang – daripada cryptocurrency lain seperti bitcoin.

Dengan potensi untuk mencapai milyaran pengguna internet dan dukungan raksasa pembayaran seperti Visa, Facebook berharap Libra tidak hanya akan memperkuat transaksi, tetapi juga menawarkan orang tanpa akses rekening bank ke layanan keuangan untuk pertama kalinya.

“Tetapi para bankir bank sentral Inggris, Prancis, dan Jerman mengatakan Facebook harus diawasi. Libra harus aman, atau itu tidak akan terjadi (beredar). Kami, The Fed, semua bank sentral dan pengawas utama global, akan memiliki pengaturan langsung (pengawasan),” kata Gubernur Bank of England Mark Carney, Jumat (21/6/2019).

Bank sentral global sejauh ini, sebagian besar menahan diri dari mengatur mata uang digital, setelah gagal tahun lalu untuk mencapai kesepakatan tentang bagaimana melakukannya. Mereka menyimpulkan uang digital terlalu kecil untuk menimbulkan risiko pada sistem keuangan.

Regulator global lainnya telah memantau pertumbuhan cryptocurrency. Financial Action Task Force, pengawas anti-pencucian uang global yang berbasis di Paris, diharapkan mengumumkan aturan untuk mengatasi penggunaan koin digital untuk tujuan ilegal. (*)