DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 21 Juni 2019 / 21:10 WIB

5.657 Porsi Bakmi Gunungkidul Pecahkan Rekor MURI

GUNUNG KIDUL, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul didukung PT Bank BPD DIY akhirnya berhasil memecahkan Rekor MURI dalam penyelenggaraan festival bakmi di alun-alun Wonosari, Jumat (21/6/2019) petang Bahkan jika sebelumnya ditargetkan mencapai 5.500 porsi bakmi, usai dilakukan Tim MURI berhasil menembus 5.657 porsi bakmi khas Gunungkidul. 

“Tim telah menyaksikan kegiatan spektakuler secara langsung memasak bakmi di alun-alun Wonosari. Usulan panitia awalnya 5.500 porsi, tetapi setelah dilakukan verifikasi terdapat 5.657 porsi. Rekor ini akan diabadikan urutan Rekor ke 9030 dan dicatat dalam urutan Rekor Dunia,” kata Manajer Tim MURI Aryani Siregar dalam sambutannya.

Kegiatan dihadiri Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad, Wakil Bupati Gunungkidul Dr Drs H Immawan Wahyudi MH, Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Wonosari Plati Soulistyanti, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), undangan dan dihadiri ribuan masyarakat Gunungkidul. 

“Alhamdulillah pelaksanaan festival ini mampu memecahkan Rekor MURI bakmi jawa godong sebanyak 5.657 porsi. Mudah-mudahan pelaksanaan acara dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke 188 ini menjadi berkah bagi seluruh warga Gunungkidul,” jelasnya.

Direktur Utama PT Bank BPD DIY Santoso Rohmad menambahkan, keberadaan bakmi jawa khas Gunungkidul memang perlu untuk dipertahankan. Termasuk meningkatkan penampilan, standar kesehatan, sehingga bisa diterima oleh masyarakat di Indonesia bahkan sampai mendunia. Bakmi merupakan pedagang kecil yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan. Permodalan memang perlu, namun memperkenalkan akses pasar yang sangat luas menjadi lebih penting. 

“Melalui Rekor Muri Bakmi Khas Gunungkidul ini, akan mengangkat bakmi Gunungkidul. Termasuk Pariwisata  dan kuliner Kabupaten Gunungkidul baik di Indonesia maupun dunia,” ujarnya.

Diungkapkan, Gunungkidul memiliki kekayaan alam yang sangat indah. Banyak pantai dan alam yang indah. Hal ini hanya merupakan salah satu target yakni Rekor Muri dengan bakmi. Belum melalui potensi lain yang bisa digali. Sehingga perekonomian masyarakat paling bawah akan semakin meningkat. Warga Gunungkidul merupakan pekerja keras, yang gigih untuk berdagang di seluruh wilayah Indonesia. 

“Masyarakat akan semakin siap menerima kedatangan wisatawan darimanapun,” jelasnya.Rangkaian Peringatan Hari Jadi, juga dilanjutkan dengan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk.

Ketua Tim Peringatan Hari Jadi Gunungkidul Ir Azman Latif menambahkan, pelaksanaan festival bakmi memecahkan Rekor Muri ini sebanyak 47 angkring atau pedagang. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapatkan pengamanan dari seluruh petugas Sat PolPP, aparat kepolisian, pramuka dan pihak terkait. Dipilihnya bakmi ini karena merupakan makanan sehat, dan Gunungkidul memiliki banyak penjual bakmi dan tersebar di seluruh Indonesia. 

“Termasuk memberikan kesan kepada generasi muda, bahwa ada makanan yang cukup sehat dan merupakan khas Kabupaten Gunungkidul,” jelasnya.(Ded)