Olahraga Editor : Danar Widiyanto Jumat, 21 Juni 2019 / 18:20 WIB

Kalah Kualitas, PSS Diimbangi Bhayangkara FC

SLEMAN, KRJOGJA.com - PSS harus puas berbagi poin 1 saat menjamu Bhayangkara FC, Jumat (21/6/2019) petang. Gol Gelandang Bhayangkara Flavio Beck hanya mampu dibalas satu gol oleh PSS melalui Yevhen Bokhasvili yang membuat skor berakhir sama kuat 1-1. 

Turun di hadapan publik sendiri, PSS memilih menduetkan Asyraq Gufron dan Alfonso De La Cruz sebagai benteng pertahanan. Cidera Purwaka Yudi membuat pelatih Seto Nurdiantoro memilih opsi kedua tersebut. 

Di tengah, Wahyu Sukarta diplot sebagai gelandang bertahan menemani Brian Ferreira  Haris Tuharea, Sidik Saimima dan Rangga Muslim. Sementara Yevhen tetap ditugaskan sebagai juru gedor utama Super Elja. 

PSS tertinggal lebih dulu saat laga baru berjalan 16 menit. Sepakan keras gelandang elegan Bhayangkara, Flavio Beck Junior menghujam keras ke sudut kiri bawah yang tak bisa dibendung kiper PSS, Ega Rizky. 

Di babak pertama, Bhayangkara begitu leluasa mengembangkan permainan melalui eksplorasi dua flank Ilhamudin Armayn dan Nur Iskandar. Sementara PSS yang memang bermain cukup terbuka juga beberapa kali sempat mencatatkan peluang sepakan jarak jauh gagal merangsek masuk kotak 16 The Guardians yang dikawal duet Indra Kahfi-Anderson. 

Tak ada tambahan gol terjadi di paruh pertama. PSS untuk sementara tertinggal dari tamunya, Bhayangkara FC dengan skor 0-1. 

Memulai babak kedua, PSS mulai mengubah strategi dengan berani memainkan bola lebih kedepan dari garis pertahanan lawan. Terbukti menit 59, Yevhen Bokhasvhili memecah kebuntuan melalui gol sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti. 

Gol berawal dari terobosan ke depan kotak penalti mengarah pada Rangga Muslim yang lantas diantisipasi dengan sundulan kepala oleh kiper Bhayangkara, Wahyu Tri Nugroho. Namun, sundulan WTN ternyata jatuh tak jauh dari Yevhen dan dengan sekali tekuk melewati Fathurochman lalu mengirim sepakan kaki kiri.

WTN yang telah out posisi tak bisa menjangkau sepakan tersebut dan masuk ke pojok kanan atas gawang. Skor pun berubah sama kuat 1-1. 

Meski kedua tim saling menyerang, namun ternyata gol Yevhen menjadi pamungkas di laga petang tadi. PSS pun harus puas berbagi angka 1 di kandang. 

Usai pertandingan, pelatih PSS, Seto Nurdiantoro mengungkap hasil akhir melawan Bhayangkara hari ini bukan tetap harus disyukuri karena PSS tak jadi kalah setelah sempat tertinggal. Namun, kehilangan 4 poin dari 2 laga kandang menjadi evaluasi tersendiri bagi timnya di laga-laga kedepan. 

“Jelas secara hasil bukan yang saya inginkan namun tetap disyukuri karena kita tidak jadi kalah. Kita kehilangan empat poin dari dua laga kandang, harapannya kedepan kita bisa maksimalkan laga di home agar bisa dapat poin penuh,” tandas Kak Seto. 

Meski begitu, Kak Seto tetap mengapresiasi anak-anak asuhnya dalam laga kali ini. Terlebih PSS harus tampil tanpa beberapa pilar yang mengalami cidera. 

“Ada beberapa pemain yang cidera dan tak bisa kami mainkan, namun memang pengalaman dan kualitas bermain terlihat sekali di mana Bhayangkara leluasa bermain khususnya di babak pertama. Saya tetap apresiasi para pemain dan ini jadi evaluasi juga untuk kedepan,” lanjut Kak Seto. (Fxh)