Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 21 Juni 2019 / 14:57 WIB

Ultah Jokowi ke -58 Diperingati di Pasar Tradisional

SOLO, KRJOGJA.com - Ratusan pedagang pasar tradisional dan warga berkumpul di Pasar Gede Solo, Jalan Urip Sumoharjo untuk memperingati ulang tahun ke -58 Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (21/06/2019). Menandai ultah presiden RI dari Solo, sebanyak 10 tumpeng nasi kuning berisi lauk telur, tempe kering, sambal goreng hati dibagikan secara cuma-cuma.

Pengunjung juga dihibur sajian tari bambangan Srikandi - Cakil yang  filosofinya mengandung arti ada satria yang tengah memerangi angkara murka. Awalnya para pedagang termasuk kuli gendhong pasar dipandu Ustadz KH Drs Moch Qoyim mendoakan agar Jokowi diberi kesehatan, kekuatan untuk memimpin dan mengemban amanah rakyat Indonesia.

Para pedagang dan komunitas relawan berkumpul di pintu masuk Pasar Gede, Jalan Urip Sumoharjo, Solo. Di bawah tulisan penanda Pasar Gede dibentangkan poster besar foto presiden Jokowi mengenakan jas hitam, baju putih dengan dasi merah berkopiah warna hitam.

Disampingnya tertulis Ulang Tahun ke -58 Presiden Republik Indonesia. Sajian tarian Srikandi - Cakil cukup menghibur masyarakat. "Tarian ini filosofinya mengandung arti ada satria yang tengah memerangi angkara murka yang tengah melanda suatu negeri. Berkat keteguhan si satria dan ijin Tuhan Yang Maha Kuasa, angkara murka dan kejahatan dapat diberantas oleh satria, dan satria itu berhasil membangun negerinya hingga rakyat di negeri itu bahagia dan sejahtera," ujar ketua Komunitas Srikandi Indonesia, Yanti Rukmana.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan 10 tumpeng dan pembagian nasi kuning kepada pedagang dan pengunjung pasar tradisional Pasar Gede. Mbah Tuni (73) kuli gendong tertua di Pasar Gede tak kuasa menitikkan air mata haru saat diberi paket makanan nasi kuning serta lauknya oleh ketua Komunitas Srikandi Indonesia, Yanti Rukmana.

Mbah Tuni yang mengaku telah 40 tahun bekerja sebagai kuli panggul di Pasar Gede mengatakan dirinya memiliki kenangan beberapa kali bertemu dengan Jokowi saat menjabat Walikota Solo hingga Presiden RI. "Pak Jokowi itu tidak berubah selalu memperhatikan keadaan pedagang dan menata pasar tradisional baik saat masih Walikota Solo hingga kini menjabat Presiden RI . Kami doakan pak Jokowi sehat, kuat dan amanah," ujar Mbah Tuni warga Mojosongo, Solo itu. (Hwa)