DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 20 Juni 2019 / 23:37 WIB

Petugas Avsec Bandara Adisutjipto Berlatih Penanganan Teror Bom

YOGYA, KRJOGJA.com - Sejumlah petugas Aviation Security Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengikuti pelatihan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Pertama (TPTKP) teror bom di Kantor Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (20/06/2019). Kegiatan ini merupakan kerjasama antara PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta dengan Detasemen Gegana Polda DIY.

Kegiatan yang baru pertama kali dilangsungkan ini sebagai salah satu upaya untuk memberikan jaminan keamanan kepada pengguna jasa Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Untuk itu yang dilibatkan sengaja petugas Avsec dan sebagian dari personil TNI AU.

Riyanto selalu Airport Security Screening Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk melatih kesiapan petugas terhadap ancaman yang terjadi. Apalagi dalam beberapa waktu terakhir, juga ada ancaman bom di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Ini baru pertama kali diselenggarakan. Kita bersinergi dengan Polda DIY dalam rangka meningkatkan memampuan dan kesigapan Avsec. Ini juga wujud komitmen kami dalam menciptakan keamanan bagi seluruh pengguna jasa Bandara Adisutjipto Yogyakarta," katanya.

Komandan Sub Detasemen Penjinak Bom Detasemen Gegana Polda DIY AKP Suripto menjelaskan, timnya memberikan pengetahuan kepada Avsec tentang tindakan TPTKP teror bom. Mulai dari memberikan informasi soal jenis ancaman, mengevakuasi jenis benda yang dicurigai serta penanganan pasca kejadian.

"Kami menyamakan teori dan diikuti dengan praktek yang berkaitan dengan ancaman teror bom. Penanganan teror bom itu membutuhkan birokrasi antar instansi, disesuaikan dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Sebagai pihak pertama yang menemui atau mendapat laporan, dari Avsec dapat melakukan tindakan darurat," katanya.

Tentu saja menurut AKP Suripto ada batasan-batasan yang bisa dilakukan. Karena cara bertindak utamanya adalah asas keselamatan diri sendiri. Pengetahuan tersebut tidak hanya berlaku untuk petugas keamanan di bandara saja. Namun juga dapat dilakukan oleh masyarakat umum. Karena ancaman serupa dapat terjadi kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja.

"Tentu saja langkah pertama yang harus dilakukan baik petugas Avsec maupun masyarakat adalah dengan melaporkan kepada petugas polisi terdekat. Karena nanti pasti akan sampai ke kami, dan biarkan kami yang melakukan penanganan lebih lanjut," urainya. (Awh)