Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 20 Juni 2019 / 14:20 WIB

Kuartal I/2019, Pendapatan Asuransi Jiwa Capai Rp62,23 T


JAKARTA, KRJOGJA.com - Pada kuartal I tahun 2019, total pendapatan industri  asuransi jiwa Indonesia  sebesar Rp 62,23 triliun atau meningkat 19,7 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 51,97 triliun.  Namun total pendapatan premi pada kuartal I tahun 2019  mencapai Rp 46,40 triliun atau mengalami penurunan sebesar 11,6 persen dibanding kuartal pertama 2018 sebesar Rp 52,49 triliun.

”Pada kuartal pertama 2019, AAJI mencatat total pendapatan di industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan, meski total Pendapatan Premi mengalami perlambatan ” Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon, di Jakarta, Kamis (20/6).

Dijelaskan, penurunan pendapatan  menjadi Rp 46,40 triliun tersebut dikarenakan penurunan total premi bisnis baru  sebesar 19,2 persen dari Rp 35 triliun tahun 2018 menjadi Rp 28,27 triliun pada kuartal I tahun 2019. Sedangkan  total premi lanjutan malah mengalami peningkatan 3,7 persen dari Rp 17,48 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp  18,13 triliun.

Budi menambahkan penurunan total premi ini sebenarnya terjadi karena pada tahun 2018 ada 50 anggota perusahaan asuransi jiwa dan pada tahun  2019 anggotanya 60 perusahaan. Selain itu,  pada tahun 2019 ini dari 60 perusahaan anggota AAJI hanya 59 yang data kinerjanya yang masuk,  sedangkan 1 perusahaan asuransi  kuartal I 2019, belum melaporkan kinerja keuangannya, padahal perusahaan tersebut merupakan salah satu pemain besar asuransi jiwa di Indonesia.

“Penurunan total premi ini kalau di lihat tidak apel to apel, karena jumlah anggotanya saja sudah tidak sama, kemudian ditambah lagi 1 perusahaan yang belum masuk laporan kinerjanya ke AAJI, padahal dia pemain besar sehingga berpengaruh kepada total pendapatan premi keseluruhan “ tegasnya. (Lmg)