Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Kamis, 20 Juni 2019 / 08:30 WIB

Peran Guru Dibutuhkan Kesabaran Ekstra

BANTUL, KRJOGJA.com - TKIT Bina Anak Islam  Krapyak  (BAIK) Bantul  menyelenggarakan kegiatan wisuda dan pelepasan siswa tutup tahun pelajaran 2018-2019 . Acara ini dilaksanakan di Gedung Pertemuan Balai desa Panggungharjo, Sewon, Bantul, Rabu (19/6/2019). Menurut Ustadzah Dewi Khoironi, selaku kepala sekolah TKIT BAIK, kegiatan ini dihadiri KH Wasilan, selaku sesepuh Yayasan, para Pengelola dan Komite sekolah TKIT BAIK, para wali santri serta wisudawan TKIT BAIK, yang mencapai 250 orang.

“Wisuda tahun ini merupakan wisuda yang terbanyak karena  diikuti 59 santri/wisudawan yang semuanya lulus dengan memuaskan karena meskipun masih TK para wisudawan telah mampu menghafalkan separoh lebih Juz 30, hafal Asmaul Husna dan ayat ayat pilihan, “ ujar Dewi Khoironi.

Pemberian Sertifikat kelulusan  para wisudawan dilakukan Drs Yusuf Hamdani MSi (Ketua pengelola TKIT BAIK), Nur Hidayat MSI selaku Sekretaris Pengelola dan Ustadzah Sri Jauhar Qomariyah (Wakil Sekretaris Pengelola TKIT BAIK).

Wakil ketua yayasan/pengelola TKIT BAIK  Drs H Taufik Damisi MM mengatakan, peran guru dalam mencetak peserta didiknya di level pendidikan terendah seperti TK sangat dibutuhkan adanya kesabaran yang ekstra, karena mendidik anak di usia dini sangatlah tidak  mudah. Selain kesabaran guru dituntut untuk lebih telaten dan tampil ‘cantik’ agar anak didik menjadi senang dan betah di sekolah, karena seusia anak TK bisa aktif masuk sekolah dan merasa senang di sekolah merupakan salah satu dari keberhasilan/peran guru.

“Selain itu peran guru TK diera milenial ini dituntut untuk lebih inovatif, kreatif dan terampil, agar bisa berhasil mendidik dalam penguasaan ilmu agama dan pengetahuan umum. Apabila guru bisa berhasil memainkan perannya, tentunya akan mendapatkan simpati yang  luar biasa dari masyarakat luas,” ungkap Taufik Damisi.(Rar)