Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 19 Juni 2019 / 15:37 WIB

Pemkab Jamin Penuhi Kebutuhan Air Bersih

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pemkab Sukoharjo menjamin sepenuhnya kebutuhan warga terdampak kekeringan khususnya pemenuhan air bersih. Bantuan juga diberikan kepada petani dengan cara peminjaman alat untuk mendapatkan air melalui sumur pantek dan dialirkan ke sawah petani. Bantuan diberikan secara gratis dan apabila ada pungutan liar (pungli) maka warga dipersilahkan melapor ke petugas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa, Rabu (19/06/2019) mengatakan, secara garis besar Pemkab Sukoharjo menjamin kebutuhan masyarakat khususnya terhadap kondisi bencana alam. Tidak hanya saat musim penghujan saja dimana sering muncul bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan angin kencang. Namun bantuan serupa juga diberikan pada saat bencana alam kekeringan karena kemarau panjang.

Pemkab Sukoharjo dalam menghadapi bencana alam tersebut sudah menyediakan dana melalui pos anggaran tidak terduga. Dana tersebut bisa dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau warga terdampak bencana alam.

Bantuan sudah diberikan Pemkab Sukoharjo pada saat musim penghujan lalu dimana ada beberapa wilayah terdampak bencana alam seperti angin kencang dan tanah longsor. Bantuan diberikan melalui beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Termasuk saat musim kemarau kalau ada warga terdampak kekeringan sumur mengering akibat faktor alam maka kami beri bantuan gratis. Jadi tidak hanya saat musim penghujan saja ada bencana banjir dibantu. Pemkab Sukoharjo sendiri sekarang sudah bersiap menghadapi kemarau panjang,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo sendiri sudah meminta kepada sejumlah OPD dan beberapa pihak untuk melakukan pemantauan wilayah. Mereka yang terlibat seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian dan Perikana, PDAM Sukoharjo dan SAR Sukoharjo. Selain itu juga dilibatkan para kepala desa dan camat di wilayah rawan kekeringan.

“Tidak hanya bantuan air bersih untuk konsumsi warga. Tapi bantuan untuk mendapatkan air juga diberikan kepada petani. Teknisnya berupa peminjaman alat mesin disel yang dikoordinir oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo,” lanjutnya.

Agus menegaskan, bantuan yang diberikan Pemkab Sukoharo baik berupa air bersih dan peminjaman alat untuk petani gratis. Apabila ada tarikan atau pungutan di luar ketentuan maka warga atau petani dipersilahkan melapor kepetugas.

“Bantuan air bersih dikirim dan diberikan gratis ke warga terdampak kekeringan. Sedangkan peminjaman alat ke petani juga sama tapi berkaitan dengan bahan bakar atau operasional alat itu beli atau dipenuhi sendiri,” lanjutnya. (Mam)