Jateng Editor : Ivan Aditya Rabu, 19 Juni 2019 / 15:11 WIB

Desa Didorong Terus Berinovasi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Desa di Sukoharjo didorong untuk bisa menampilkan inovasi sebagai bagian dari pengembangan desa baik dalam bentuk kegiatan maupun penyebarluasan informasi melalui berbagai media. Selama ini masih banyak desa yang belum mampu menunjukan potensi yang dimiliki. Akibatnya pengembangan desa menjadi terhambat dan kesejahteraan masyarakat juga tersendat.

Koordinator tenaga pendamping profesional desa Kabupaten Sukoharjo Panudi, Rabu (19/06/2019) mengatakan, sebanyak 150 desa di Sukoharjo masing masing memiliki potensi yang berbeda. Keberadaan potensi tersebut harus dimaksimalkan sebagai bagian dari pengembangan desa dan kemakmuran masyarakat setempat.

Dalam usahanya memajukan wilayah Pemerintah Desa juga mendapatkan pendampingan penuh dari tim pendamping baik dari kabupaten maupun pusat. Dari 150 desa sudah ada desa yang sudah memaksimalkan keberadaan potensinya. Sedangkan desa lainnya masih terus didorong untuk mengejar ketertinggalan.

Panudi menjelaskan, Pemerintah Desa sudah memiliki dana bantuan besar bersumber dari dana desa dan alokasi dana desa (ADD). Nilai yang diberikan pemerintah ke desa setiap tahun selalu mengalami peningkatan. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan dan harapan desa semakin maju dan masyarakat meningkat kesejahteraanya.

"Desa terus didorong untuk menampilkan berbagai inovasi demi pengembangan desa itu sendiri. Inovasi bisa dimulai dari berbagai potensi yang dimiliki masing masing desa. Selanjutnya dilakukan penyebarluasan informasi dari inovasi tersebut melalui berbagai media," ujarnya.

Penyebarluasan informasi bisa dilakukan oleh Pemerintah Desa melalui website atau situs internet yang sudah dimiliki masing masing desa. Media online menjadi pilihan utama karena faktor kecepatan akses dan jangkauan lebih luas. Meski demikian desa juga bisa melakukannya melalui media cetak sebagai bagian dari usaha menyebarluaskan informasi ke masyarakat.

"Sekarang sudah saatnya desa tampil dengan berbagai kemajuan yang dimiliki. Apalagi pemerintah sudah menyediakan bantuan dengan nilai sangat besar," lanjutnya.

Penyebarluasan informasi mengenai inovasi desa juga penting dengan sasaran masyarakat setempat. Sebab berbagai keunggulan yang dimiliki perlu disampaikan ke publik. "Misal desa sudah melaksanakan pembangunan jalan disatu tempat dengan anggaran sekian. Maka wajib diinformasikan ke masyarakat. Sebab sekarang sudah dituntut untuk transparan," lanjutnya.

Salah satu petugas pendamping desa wilayah Kecamatan Bendosari Nurul mengatakan, inovasi yang harus dilakukan desa harus secepatnya dilaksanakan. Namun tidak sebatas berinovasi saja melainkan juga harus melihat aspek pengembangan dan kemanfaatan bagi desa dan masyarakat setempat. Tidak kalah penting juga yakni inovasi tersebut harus dilaporkan dan disebarluaskan melalui media. (Mam)