DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 19 Juni 2019 / 12:13 WIB

Harga Cabai Capai Rp 50.000

BANTUL, KRJOGJA.com - Pascalebaran, harga beberapa komoditas di Bantul mulai fluktuatif. Untuk harga komoditas sayuran dan daging ayam, mengalami penurunan. Namun komoditas cabai justru harganya melonjak drastis.

Pantauan di Pasar Bantul, Selasa (18/06/2019) kemarin, harga cabai merah melonjak hingga Rp 50.000 perkilogram dari yang sebelumnya Rp 15.000 perkilogram. Salah satu pedagang di Pasar Bantul, Sri (60), menuturkan sejak tiga hari terakhir harga cabai merah melonjak drastis.

"Saya tidak tahu apa sebabnya. Saya sendiri yang jual juga kaget saat dipasoki kemudian harganya naik tinggi sekali," keluhnya.

Selain cabai merah teropong, cabai rawit merah yang sebelumnya berkisar Rp 12.000 perkilogram saat ini naik hingga Rp 20.000 perkilogram. Cabai rawit hijau yang semula Rp 25.000 perkilogram kini melonjak jadi Rp 40.000 perkilogram.

Lain halnya dengan Juminten (65) pedagang daging ayam. Ia mengatakan komoditas daging ayam justru mengalami penurunan harga pasca Lebaran. Jika saat puasa hingga Lebaran selang satu pekan harga daging ayam berkisar Rp 40.000 perkilogram kini harga berangsur turun hingga kisaran Rp 32.000 perkilogram hingga Rp 30.000 perkilogram.

"Penurunan harga daging ayam mungkin karena pasca Lebaran ini warga sudah bosan makan daging jadi permintaan menurun. Sementara stok komoditas masih banyak sehingga harga berangsur turun," jelasnya.

Pantauan harga sayuran juga sebagian mengalami penurunan harga. Di antaranya tomat sebelumnya Rp 15.000 turun jadi Rp 8.000 perkilogram, brokoli dari Rp 22.000 jadi Rp 12.000 perkilogram, dan kobis dari Rp 10.000 menjadi Rp 7.000.

Kepala Seksi Distribusi dan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Dinas Perdagangan Bantul Zuhriyatun Nur Handayani, mengakui harga cabai merah mengalami kondisi yang fluktuatif. Diprediksi, penyebab naiknya harga komoditas cabai di Bantul karena stok komoditas yang terbatas, sementara tidak sebanding dengan tingginya permintaan.

"Meski harga akibat permintaan tinggi namun stok komoditas cabai masih aman. Kami prediksikan lima hari ke depan harga berangsur kembali normal," jelasnya. (Aje)