DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 18 Juni 2019 / 23:22 WIB

Ketua PP Aisyiyah: Perempuan Memuliakan Manusia

YOGYA, KRJOGJA.com - Sampai sekarang masih ada pandangan budaya, perempuan sekadar 'kanca wingking' alias ' teman di belakang'. Perempuan tidak sekadar 'kanca wingking', bisa di tengah dan di depan. Perempuan bisa berkiprah di mana saja, seperti adanya Kelompok  Bermain/KB maupun TK ABA merupakan kiprah nyata dari perempuan Aisyiyah.

"Perempuan itu memuliakan manusia," ujar Dra Hj Siti Noorjanah Djohantini MM MSi, Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah saat meresmikan Gedung Baru Kelompok Bermain/KB- TK Aisyiyah Bustanul Afhfal (ABA) Dukuh, Mantrijeron Yogyakarta, Selasa (28/06/2019).

Hadir dan memberi sambutan Hj Widiastuti SAg MM (Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah/PRA Dukuh Mantrijeron Yogyakarta), Agung Supriatmojo SH (Ketua Panitia/Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah/PRM Dukuh Mantrijeron Yogyakarta). Tampak hadir pula Dr Agung Danarto MAg (Sekretaris PP Muhammadiyah), Nur Fauziah SPd (Kepala KB-TK ABA Dukuh Mantrijeron), Eny Sutaryati SH MM (Lurah Gedongkiwo), tokoh masyarakat dan orangtua wali murid.

Menurut Djohantini, momentum peresmian gedung baru KB-TK ABA Dukuh Mantrijeron memiliki makna yang sangat penting. "TK ABA ini berdiri tahun 1963. TK ABA bisa berkembang dan maju karena disengkuyung atau didukung ibu-ibu Aisyiyah, Muhammadiyah dan masyarakat," ujar Djohantini, selain meresmikan juga memberi tausyiah Syawalan. Diingatkan, spirit bulan Ramadan harus terus dijaga. Salah satunya dengan amaliah.

Sedangkan Hj Widiastuti SAg MM, Ketua PRA Dukuh Mantrijeron  mengatakan, TK ABA berdiri tahun 1963. Tahun 2005 berdiri Kelompok Bermain. "TK ABA berdiri 1963 dengan murid 8 anak dipimpin Kepala TK ABA Dukuh Bu Ismiyatun Daromi," ucapnya. Lembaga ini terus berkembang dan maju, termasuk adanya sentra pembangunan, sentra kreativitas. "Itu artinya, membutuhkan kelas tidak sedikit. Semua bisa maju dan berkembang dengan sarana-prasarana representatif atas dukungan semua pihak," tuturnya.

Agung Supriatmojo SH, Ketua PRM Dukuh Mantrijeron dalam sambutan antara lain menyebutkan, untuk pembangunan gedung baru KB-TK ABA Dukuh total dana yang masuk Rp 792.527.000, dana keluar Rp 783.864.000, saldo Rp 53.663.000. "Dana yang ada masih untuk pengembangan dan pembangunan lantai 2. Diperkirakan total dana untuk pengembangan pembangunan menghabiskan dana Rp 1,3 miliar." ujarnya. (Jay)