Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 18 Juni 2019 / 21:10 WIB

Pelatihan Pengolahan Kopi, Usaha Ciptakan Enterpreneur Baru

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 25 pelaku usaha dan penikmat kopi di Kabupaten Purworejo mengikuti pelatihan pengolahan kopi di Kopi Seplawan Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing, Selasa (18/6/2019). Mereka belajar pengolahan pascapanen sejak kopi dalam bentuk chery hingga disajikan dalam bentuk minuman.

Pelatihan tersebut diselenggarakan Balai Pelatihan Koperasi UKM Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah bekerjasama dengan Dinas Koperasi UKM Perdagangan (KUKMP) Purworejo. Peserta berasal dari Kecamatan Kaligesing, Bener, Purworejo, Kemiri, Bruno dan Purwodadi. "Manindaklanjuti proposal yang masuk, kami alokasikan dalam bentuk pelatihan pengolahan kopi. Purworejo memang salah satu penghasil kopi di Jawa Tengah, sehingga tema pelatihan itu sangat tepat," tutur staf Balai Pelatihan Koperasi Din KUKM Jateng, Puspo Widodo, kepada KRJOGJA.com.

Pelatihan membahas tahapan lengkap pengolahan biji mulai washing atau pencucian, sortasi, sangrai, uji citarasa dan menyajikan kopi. Menurutnya, pemerintah ingin kemampuan pengolahan kopi setiap peserta meningkat.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah ingin menciptakan enterpreneur baru di bidang kopi. "Pelatihan akan ditindaklanjuti dengan pelatihan lain, seperti manajemen, kemasan hingga pemasaran. Pelatihan berkesinambungan sangat efektif menciptakan pengusaha baru, dan sudah terbukti," tegasnya.

Tutor pelatihan, Sugiharto mengatakan menciptakan kopi yang enak dimulai dari budidaya tanaman. Pasalnya, kualitas kopi juga ditentukan ada tidaknya serangan hama. "Namu pascaanen juga poin penting, proses yang benar menghasilkan produk unggulan dan harga juga mahal," ucapnya.

Peserta pelatihan, Nikolaus Legowo mengatakan, pelatihan sangat bermanfaat mengingat besarnya potensi kopi di Purworejo. "Potensi sangat besar dan terlebih dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta (BIY), semakin mendekatkan kopi Purworejo dengan pasar. Apalagi kopi juga tanaman dengan perakaran yang kuat sehingga bermanfaat untuk konservasi," tandasnya.(Jas)