DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 18 Juni 2019 / 15:56 WIB

Warga Pesisir Diminta Waspadai Gelombang Tinggi

BANTUL, KRJOGJA.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menghimbau kepada masyarakat yang beraktivitas atau berdomisili di sepanjang pesisir pantai selatan untuk mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi. Hal ini karena berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) DIY, potensi gelombang tinggi yang rentan terjadi di seluruh Indonesia kisaran 3 hingga 6 meter.

Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, meminta kepada nelayan untuk sementara berhenti melaut. Selain itu bagi pengunjung dan wisatawan pantai juga meningkatkan kewaspadaan akan potensi gelombang tinggi yang rentan terjadi.

"Terkait gelombang tinggi di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bantul tingginya berkisar antara tiga hingga enam meter. Saya imbau warga waspada. Nelayan sementara berhenti dulu melaut sedangkan untuk wisatawan kami berharap mereka dapat menaati ketentuan ini. Diprediksikan situasi akan stabil pasca pekan depan," jelasnya.

Selain itu, Dwi menambahkan beberapa titik kawasan pemukiman pesisir pantai juga berpotensi terkena ancaman gelombang tinggi. Beberapa titik kerawanan terjadi di kawasan Pantai Depok, Kuwaru, dan Pantai Baru.

"Sebelah barat terdapat beberapa rumah dan bangunan usaha yang rentan berpotensi diterjang gelombang. Maka dari itu kewaspadaan hendaknya ditingkatkan," jelasnya.

Dwi menegaskan bagi warga atau pemilik bangunan di pesisir pantai hendaknya segera menyadari ancaman bahaya dari gelombang tinggi. "Kawasan ini merupakan daerah yang memang ada larangan untuk pemukiman. Jarak aman antara hunian dengan tepi pantai yang paling pinggir kalau di Bantul minimal 200 meter," tegasnya. (Aje)