Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 18 Juni 2019 / 09:25 WIB

Kemenristekdikti Kembali Raih Opini WTP dari BPK

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan 2018. 

Terhadap keberhasilan ini, Kemenristekdikti mampu mempertahankan 3 kali berturut-turut penilaian tersebut sejak tahun 2016. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kemenristekdikti tersebut diserahkan secara langsung oleh anggota BPK III Achsanul Qosasi kepada Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, di Auditorium Menara BPK, Jakarta Senin (17/6).

Sekjen Kemristekdikti Ainun Naim kepada pers Senin (17/06/2019) menjelaskan pihaknya mengapresiasi seluruh jajaran di lingkungan Kemenristekdikti atas pencapaian yang diraih Kemenristekdikti yang notabene merupakan kementerian baru. “Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras segenap jajaran di Kemenristekdikti atas pengelolaan anggaran dan keuangan kementerian. Semoga ke depan predikat ini dapat terus dipertahankan dan tata kelola dapat dijalankan dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Anggota BPK III Achsanul Qosasi berharap agar Lembaga Pemerintah dapat lebih memperhatikan ketentuan ketentuan dalam mengelola anggaran agar laporan pemerintah pusat kedepannya dapat terus meningkat.

Opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi dalam laporan keuangan dengan didasarkan pada empat kriteria. Adapun empat kriteria tersebut yakni kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian internal "Kuncinya tertib patuh kemudian akuntabel. Berbagai hal yang menyangkut pelaksanaan kegiatan kita sesuaikan dengan standar dan perturannya. (Ati)