Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 17 Juni 2019 / 05:30 WIB

Ini Respons Pemerintah Arab Saudi Terkait Bukanya Kelab Malam 'White'

ARAB SAUDI, KRJOGJA.com - Pejabat-pejabat di Arab Saudi pada Kamis 13 Juni 2019 malam membubarkan acara pembukaan yang diklaim adalah kelab malam di Jeddah, kota terbesar kedua di negara itu.

Jeddah dianggap lebih liberal dan beragam daripada ibu kota Riyadh, di mana pemisahan antara pria dan wanita lajang diberlakukan secara ketat.

Dikutip dari laman VOA Indonesia, Minggu (16/6/2019) menurut laporan media Arab Saudi, kelab malam populer itu berbasis di Timur Tengah yang dikenal sebagai "White".

Pihak White diklaim membuka cabangnya di Jeddah pada Kamis lalu, tetapi tempat itu akan bebas alkohol sesuai hukum Islam di negara itu.

Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) membantah telah memberi izin yang diperlukan untuk pembukaan tempat itu.

Dalam pernyataan yang dipasang pada akun Twitter resminya, GEA mengumumkan, diluncurkannya investigasi segera terhadap video yang beredar online yang konon menunjukkan pelanggan di dalam kelab itu. Kebenaran video itu belum bisa dikukuhkan.

Kantor berita Associated Press melaporkan, kelab malam itu akan bersifat sementara, hanya beroperasi satu bulan sebagai bagian dari festival yang berlangsung di seluruh kota tersebut untuk meningkatkan pariwisata dan pengeluaran domestik.(*)