Peristiwa Editor : Ivan Aditya Minggu, 16 Juni 2019 / 05:44 WIB

Menara Kuno di Afghanistan Ambruk

JAKARTA, KRJOGJA.com - Sebuah menara kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Ghazni, Afghanistan, ambruk pada awal minggu ini, menimbulkan kekhawatiran akan kelangsungan peninggalan sejarah di Afghanistan dan kemampuan negara itu untuk menjaganya.

Kota tua di Ghazni awalnya memiliki 36 menara, namun 14 di antaranya sudah ambruk karena cuaca, perang dan pembiaran. Ghazni merupakan satu dari banyak situs sejarah di Afghanistan, yang berasal dari era Buddha sebelum Islam masuk.

Ghazni sendiri tahun lalu sempat hampir jatuh ke tangan Taliban dalam perempuran sengit yang memakan korban jiwa. Menurut warga lokal, menara ambruk pada Selasa (11/06/2019) setelah hujan lebat. Namun menurut mereka, kelalaian pemerintah berkontribusi atas hancurnya menara-menara kuno di Ghazni.

"Pemerintah tidak memberi perhatian terhadap situs ini dan tidak membangun kanal untuk mengalihkan air akibat banjir," kata Ghulam Sakhi, yang tinggal di dekat benteng. "Kami telah memperingatkan pemerintah tentang kondisi mengerikan benteng tetapi tidak ada yang datang."

Mahbubullah Rahmani, direktur pelaksana budaya dan informasi Ghazni, mengatakan hujan lebat dan pertempuran baru-baru ini telah menyebabkan runtuhnya menara itu. Namun ia mengatakan pemerintah sedang mengerjakan rencana untuk melindungi situs tersebut dari kehancuran total. (*)