Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 16 Juni 2019 / 11:53 WIB

Kolaborasi OVO, Grab dan Tokopedia Salurkan Donasi Rp 11,5 M untuk Pendidikan Anak Yatim

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kolaborasi Ovo,grab dan Tokopedua akanemyalurkaj donasi rp 11.5 M ,untuk pendidikan anak yatim. Ini merupakan kampanye donasi digital “Patungan Untuk Berbagi” yang diprakarsai OVO, Grab, dan Tokopedia telah berakhir dengan membawa dampak positif bagi kelanjutan pendidikan anak Yatim.

Dilaksanakan mulai 2 Mei hingga 6 Juni 2019, total sumbangan yang berhasil dikumpulkan dalam kampanye ini mencapai lebih dari Rp 11,5 miliar.
Demikian Direktur OVO, Setiawan Adhiputro di Jakarta kemarin.
Kami menyampaikan, hasil yang didapatkan dalam program Patungan Untuk Berbagi ini menegaskan besarnya semangat masyarakat untuk berbagi, khususnya di bulan Ramadan. Selain itu, donasi digital ini juga menegaskan peran teknologi dalam memudahkan dan mendekatkan pengguna untuk mencapai tujuan yang positif.

"Sebagai bagian dari ekosistem digital terbesar di Indonesia, OVO tetap berkomitmen memberikan kemudahan bertransaksi    nontunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari melakukan pembayaran, donasi hingga berbagai layanan keuangan yang berperan penting dalam menciptakan akses keuangan yang merata,” tutur Setiawan Adhiputro.

Dalam menyalurkan donasi dari masyarakat ini, program Patungan untuk Berbagi bekerja sama dengan Rumah Yatim untuk memberdayakan anak yatim melalui pendidikan. Selama bulan Ramadan kemarin, Rumah Yatim juga telah menyalurkan bantuan senilai Rp 1,5 miliar dalam bentuk paket beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada lebih dari 4.000 anak yatim dan kurang mampu dari 30 kota serta kabupaten.

"Penyaluran donasi ini akan terus dilakukan hingga mencapai lebih dari 30.000 anak yatim piatu di berbagai wilayah di Indonesia. Bantuan yang diberikan berupa beasiswa pendidikan dan paket perlengkapan sekolah," kata Direktur Rumah Yatim, Nugroho BW.

Ditambahkan oleh Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Grab berkomitmen untuk meningkatkan dampak sosial dengan memanfaatkan teknologinya, terutama didasari oleh semangat berbagi dan memberi selama Ramadan.

"Program ini membawa kebahagiaan lebih dekat kepada seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus memberikan
dampak positif yang berkelanjutan bagi puluhan ribu anak yatim di seluruh negeri. Kami sangat antusias dengan program ini karena sejalan dengan inisiatif #TechForGood kami," ujar Ridzki.(ati)