Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 14 Juni 2019 / 15:30 WIB

Kelurahan Tidar Selatan Masuk 3 Besar Desa Berkembang

MAGELANG, KRJOGJA.com - Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang masuk tiga besar untuk kategori kelurahan dalam "Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan" Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019. Ini merupakan kebanggaan, menunjukkan kesungguhan masyarakat dalam melaksanakan amanat Permendagri Nomor 81 tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

Demikian antara lain dikatakan Walikota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Magelang Drs Joko Budiyono MM di forum  penerimaan Tim Penilai Lapangan Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 di aula Kelurahan Tidar Selatan, Jumat (14/6/2019).

Dikatakan Walikota Magelang Kelurahan Tidar Selatan memiliki sejumlah potensi produk unggulan yang patut dibanggakan, yang tercermin dalam partisipasi dan pemberdayaan masyarakat dengan tumbuhnya "Kampung Warna Warni Tidar Campur" dan "Kampung Dolanan Tidar Sari".

"Selain itu, perkembangan UMKM dengan produk unggulan berupa makanan dan kerajinan tangan  sangat membantu perekonomian masyarakat, dan mampu menjadi solusi pengentasan kemiskinan," katanya.

Di sisi lain, peningkatan kapasitas masyarakat dan lembaga kemasyarakatan di kelurahan ini juga terbilang progresif dengan lahirnya "Kampung Anggrek Tidar Campur", "Bank Sampah Maju Lancar Trunan", "Kampung Organik Trunan", "Kampung Mozaik Tidar Warung", juga "Kampung Kerajinan Daur Ulang Tidar Warung".

"Tidak ketinggalan kemajuan dalam aspek sosial budaya dan agama. Masyarakat Tidar Selatan dikenal memiliki kepedulian terhadap seni budaya, yang nampak dari tradisi tahunan Grebeg Gethuk, Grebeg Tahu, dan Sadranan," jelasnya.

Kemajuan Kelurahan Tidar Selatan, yang digerakkan oleh partisipasi masyarakat, juga ditopang dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang terus ditingkatkan. Kemitraan yang sinergis dengan Babinsa dan Bhabibkamtibmas juga mendorong kondusifitas wilayah.

"Berdasarkan hal-hal tersebut, insya Allah Kelurahan Tidar Selatan bisa menjadi perwakilan Jawa Tengah dalam evaluasi perkembangan desa dan kelurahan di tingkat nasional," tambahnya.

Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Jawa Tengah Agus Suranta  menambahkan tim evaluasi akan melakukan penilaian secara obyektif, dengan meninjau langsung ke lokasi dalam satu hari, Jumat. Pihaknya akan menilai tiga bidang besar, yakni pemerintahan, kemasyarakatan dan kewilayahan.

"Kami juga akan melihat sisi lain, yakni politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Kami akan melakukan wawancara, juga melihat kondisi lapangan. Untuk itu kami mohon dukungan. Persiapkan dokumen-dokumen, jangan pelit informasi, agar mendapat nilai yang maksimal," tambahnya.

Penilaian kali ini berbeda dengan penilaian Pelaksana Gotong Royong Masyarakat tingkat Provinsi Jawa Tengah 2019, dimana Tidar Selatan berhasil meraih predikat I. Perbedaan terletak pada tim penilai serta sistemnya. (Tha)