Peristiwa Agregasi    Jumat, 14 Juni 2019 / 15:51 WIB

Tiket Pesawat Mahal, Angkutan Udara Dievaluasi

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan mengevaluasi lagi harga tiket pesawat yang menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah penumpang pesawat pada masa Angkutan Lebaran 2019.

Pada Lebaran tahun ini, jumlah penumpang udara tercatat sebesar 3.522.585 penumpang atau menurun dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.850.028 penumpang.

“Pada dasarnya angkutan udara memang harus kita evaluasi dengan sistematis agar dia bisa memberi layanan lebih baik," ujarnya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengakui salah satu penyebab penurunan penumpang udara tahun ini disebabkan kenaikan harga tiket. Kenaikan harga tiket pesawat sendiri sudah terjadi sejak awal tahun 2019.

"Ada salah satu yang tadi juga disampaikan oleh Pak Badan Litbang ini saya aminkan bahwa ada dampak pskilogis, karena memang sebelumnya adalah harga tiket lebih tinggi dari harga periode sebelumnya," jelasnya.

Namun menurut Polana, harga tiket pada periode Lebaran ini lebih rendah dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Ini disebabkan revisi Tarif Batas Atas (TBA) dengan berlakunya Keputusan Menteri (KM) 106 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Dalam Negeri. (*)