Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 14 Juni 2019 / 03:10 WIB

Ini Cara KJRI Jeddah Lindungi WNI Antisipasi Serangan Rudal

ARAB SAUDI, KRJOGJA.com - Kelompok pemberontak Yaman Houthi menyerang sebuah bandara di Kota Abha, Arab Saudi pada Rabu 12 Juni 2019. Koalisi Negeri Petrodollar dalam sebuah pernyataan menyebut, sebuah proyektil mengenai aula kedatangan di bandar udara yang dimaksud.

Serangan rudal itu telah menyebabkan kerusakan material dengan 26 warga sipil menjadi korban luka-luka, menurut Al Jazeera. Tiga wanita dan dua anak termasuk di antara yang terluka, dan mereka adalah warga negara Arab Saudi, Yaman dan India.

Sebanyak delapan korban telah dibawa ke rumah sakit sementara sebagian besar dirawat di lokasi. Sejauh ini tak ada korban WNI dalam insiden tersebut, menurut laporan dari KJRI Jeddah.K

KJRI Jeddah juga telah bersiap untuk memberikan perlindungan terhadap WNI jika sewaktu-waktu terjadi serangan rudal susulan yang dilancarkan oleh Houthi.

Kepada media pada Kamis (13/6/2019), KJRI Jeddah mengatakan "memberikan mandat kepada Petugas Pembantu Pelayanan Pelindungan WNI (P4W) untuk memberikan bantuan dan sebagai penghubung apabila terjadi serangan-serangan susulan."

"KJRI juga mengontak pihak kepolisian dan Amin Dauli (intelijen) agar memberikan prioritas kepada WNI apabila ada yang terdampak ke depan," kata Pelaksana Fungsi Konsuler 5 KJRI Jeddah, Umar Badarsyah.

Jika sekiranya terjadi eskalasi, KJRI juga akan membuka komunikasi mengenai skenario evakuasi WNI yang berada di dekat lokasi kejadian.

Satgas perlindungan WNI KJRI Jeddah sebelumnya juga telah mengimbau WNI di Kota Abha, Jizan, dan Najran agar tetap berhati-hati. Sumber yang sama juga meminta WNI untuk menjaga komunikasi baik itu dengan keluarga, komunitas WNI, dan dengan KJRI Jeddah.

Adapun untuk informasi lebih lanjut terkait hal ini, KJRI Jeddah dapat dihubungi melalui: Hotline/WhatsApp: +966 50 360 9667. P4W Abha: Sdr. Harun (+966 50 9983 atu +966 55 838 3901). (*)