Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 14 Juni 2019 / 09:55 WIB

Cuci Darah Tiap 4 Jam, Tiga Jemaah Gagal Naik Haji

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Sebanyak tiga jemaah calon haji gagal menunaikan rukun Islam kelima itu. Mereka menderita penyakit kronis yang tidak memungkinkannya mengikuti ibadah selama di Tanah Suci. Bahkan, kecil kemungkinan mereka naik haji tahun berikutnya.

“Kalau sudah ginjalnya rusak, harus cuci darah. Aktivitas itu bakal dilakoni seumur hidup. Dinyatakan tidak bisa berangkat haji untuk kebaikannya. Di Tanah Suci, jemaah tidak diberi fasilitas cuci darah. Kalaupun ada, akan menyulitkan mereka melaksanakan rukun haji. Salah satu jemaah yang gagal berangkat, bahkan butuh cuci darah tiap empat jam,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Rita Sari Dewi.

Satu jemaah gagal berangkat haji yang butuh cucu darah tiap empat jam itu asal Mojogedang. Satu jemaah asal Colomadu butuh dua kali cuci darah dalam sepekan. Sedangkan lainnya, jemaah lansia asal Karanganyar Kota yang menderita penyakit dalam dan pikun. Dengan tiga jemaah gagal berangkat haji, maka total jemaah calon haji asal Karanganyar ditambah Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak 555 orang. Adapun jemaah reguler sebanyak 551 orang.

Lebih lanjut dikatakan Rita, sebanyak 292 jemaah kategori risiko tinggi karena faktor usia lanjut dan mengidap penyakit seperti kolesterol dan darah tinggi. Sedangkan 266 lainnya kategori sehat. Seluruh jemaah telan tuntas vaksin wajib meningitis dan anjuran vaksin influenza. Ia mengimbaupetugas haji memperhatikan kondisi jemaah, utamanya kebiasaan meminum obat.

“Perhatikan pula suhu di Tanah Suci. Banyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi. Saat suhu turun, pakai baju tebal,” katanya.

Ia memastikan memiliki riwayat kesehatan seluruh jemaah. Berdasarkan hasil screeningnya, tak ada ibu hamil yang lolos.

“Enggak ada wanita hamil. Berbahaya dapat terserang meningitis,” katanya.

Asisten Sekda Bidang Ekbangkesra Setda Pemkab Karanganyar, Siti Maesyaroch mengatakan 561 jemaah calon haji Kabupaten Karanganyar tergabung di tiga kelompok terbang (kloter). Mereka akan mulai masuk ke asrama haji Donohudan, Boyolali pada Sabtu, 6 Juli mendatang.

“Yang masuk ke pemondokan adalah kloter 3 sebanyak 334 orang dan kloter 4 sebanyak 223 orang. Ada empat orang tergabung di kloter 97, namun kategori sapu jagat yang belum dijadwalkan masuk ke asrama. Tanggalnya menyusul,” katanya. (Lim)