Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 13 Juni 2019 / 15:59 WIB

KPU Anggap Aneh Gugatan Kubu Prabowo

JAKARTA, KRJOGJA.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menilai tuduhan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno soal penggelembungan suara untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin aneh. Tuduhan itu dicatat dalam petitum dokumen permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.

"Aneh kalau tiba-tiba sekarang menyebut KPU menggelembungkan perolehan suara salah satu paslon. Lah, waktu rekap berjenjang kok enggak ada keberatan sama sekali?" ucap Pramono.

Pramono menjelaskan saksi Prabowo-Sandi tidak pernah mengajukan keberatan soal hal tersebut sejak rekapitulasi tingkat TPS hingga nasional. Ia menyebut keberatan yang disampaikan di dalam rekapitulasi nasional hanya dari parpol. Itu pun hanya menyoal masalah administratif, seperti salah ketik jumlah daftar pemilih. "Hampir tidak pernah menyoal perolehan suara," ucap dia.

Meski begitu, Pramono memastikan pihaknya siap menjawab tudingan itu dengan sejumlah bukti di MK. "Tapi, oke, lah, namanya juga menggugat. Maka KPU nanti akan membuktikan dalam sidang-sidanh PHPU di MK bahwa gugatan itu sama sekali tidak berdasar sama sekali, tidak didukung bukti yang relevan," ucap dia. (*)