DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 13 Juni 2019 / 15:32 WIB

CETAK GURU-GURU PROFESIONAL

Prodi PPG UST Adakan Bimtek Pembelajaran Daring

YOGYA, KRJOGJA.com - Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (PPG FKIP UST) kembali menyelenggarakan program PPG Dalam Jabatan (Daljab) Angkatan 4 Tahun 2019. PPG Daljab kali ini diikuti 98 peserta/mahasiswa (sudah berprofesi sebagai guru) berasal dari 6 kabupaten di Jawa Tengah yaitu Cilacap, Kebumen, Banjarnegara, Salatiga, Boyolali, Wonosobo dan Magelang.

Ketua Prodi PPG FKIP UST, Dr Siti Mariah MPd mengatakan, 98 mahasiswa PPG terdiri dari 56 mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan 42 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Adapun pembelajaran PPG Daljab dilakukan secara online/daring selama 4 bulan. Para mahasiswa PPG diharuskan mengikuti semua pembelajaran daring secara disiplin di daerahnya masing-masing seperti mempelajari modul, mengunggah dokumen, berinteraksi dengan instruktur dan berdiskusi secara online.

"Mereka harus siap perangkat keras (komputer) dan perangkat lunaknya (program) serta ketersediaan jaringan internet yang bagus. Bagi yang kurang familier memakai internet tentu akan kesulitan mengukuti. Oleh karenanya mereka dilatih terlebih dahulu dalam bimtek agar sukses mengikuti pembelajaran daring," terang Siti Mariah yang akrab disapa Mery kepada KRJOGJA.com disela Bimtek Daring PPG Dalam Jabatan Angkatan 4 Tahun 2019 di Laboratorium Terpadu UST Yogyakarta, Kamis (13/6/2019).

Wakil Rektor I UST Dr Imam Ghozali yang membuka kegiatan bimtek mengatakan, program PPG ini untuk mencetak guru-guru profesional. Menurutnya, kendala yang sering muncul saat pembelajaran daring lebih banyak soal teknis, terutama jaringan internet yang kurang memadai. Oleh karenanya Imam berpesan kepada para mahasiswa untuk menyiapkan segala yang dibutuhkan untuk belajar daring dengan sebaik-baiknya. "Keaktifan mahasiswa selama pembelajaran daring akan dinilai, jadi harus fakus agar sukses dan menjadi guru profesional," katanya.

Dekan FKIP UST, Ki Nanang Bagus Subekti mengatakan, FKIP UST didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara. Oleh karenanya, dengan menempuh PPG di UST diharapkan para mahasiswa menjadi guru profesional yang membawa spirit Ki Hadjar Dewantara. Selain PPG, FKIP UST juga akan menyelenggarakan pelatihan Guru Daerah Khusus (Gurdasus) pada 23 Juni-3 Juli 2019 mendatang diikuti guru-guru dari dua kabupaten di Kalimantan. Selama pelatihan para guru akan tinggal di asrama UST, dan yang lulus akan mengikuti pembelajaran daring PPG. (Dev)