DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 13 Juni 2019 / 13:17 WIB

Kondisi Keuangan DIY Aman

YOGYA, KRJOGJA.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY tetap fokus melakukan mitigasi kondisi keuangan Industri Jasa Keuangan (IJK) yang selama ini menjadi ruang lingkup tugasnya usai libur Lebaran 2019. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi keuangan di DIY agar tetap aman dan tidak menimbulkan gejolak yang berlebihan.

Kepala OJK DIY Untung Nugroho mengaku mendapatkan amanah untuk meregulasi dan mengawasi IJK serta melindungi konsumen seoptimal mungkin. Tidak terkecuali usai libur Idul Fitri tahun ini, berupaya menjaga kesehatan IJK agar tidak mengganggu likuiditas masing-masing.

"Kami senantiasa melakukan mitigasi supaya jangan sampai ada dana di perbankan yang banyak ditarik karena akan mengganggu likuiditasnya. Sebaliknya perbankan yang kelebihan dana juga diminta menyalurkan dananya tersebut agar tidak mengendap," ujar Untung.

Untung mengaku OJK DIY belum menerima laporan bank-bank yang dananya habis karena ditarik untuk kebutuhan lebaran. Melihat hal tersebut, kondisi keuangan di DIY dinilai sangat aman dan tidak ada gejolak. Dana Pihak Ketiga (DPK) justru biasanya meningkat usai lebaran karena masyarakat banyak melakukan pengeluaran, tetapi pengeluaran itu menjadi penerimaan bagi masyakat yang lain.

"Contohnya para pegawai cenderung boros dalam mengeluarkan uang selama libur lebaran. Uang yang keluar justru masuk ke pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sehingga DPK meningkat. DPK di kota-kota besar akan turun karena ditarik, namun DPK itu akan meningkat di kota-kota kecil," katanya. (Ira)