Ekonomi Editor : Agung Purwandono Kamis, 13 Juni 2019 / 01:31 WIB

Libur Idul Fitri 2019 Trafik Data XL Axiata Melonjak 57%

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui masa krusial periode lebaran (H-1 s/d H+1) Lebaran 2019 dengan performa yang baik. Trafik layanan data juga meningkat hingga 24% dibandingkan hari biasa.

Sementara jika dibandingkan trafik tertinggi pada Lebaran tahun lalu, trafik data saat ini meningkat 57%. Selain data, trafik layanan SMS juga meningkat sebesar 3% dibandingkan hari biasa, sedangkan layanan percakapan/voice cenderung mengalami penurunan karena perubahan perilaku pengguna yang banyak beralih ke layanan data. Propinsi Jawa Barat dan Lampung menjadi wilayah dengan trafik data tertinggi selama periode lebaran dengan peningkatan sebesar 43% dan 38% hari biasa.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, “Satu hal yang paling krusial dalam menyediakan layanan selama libur Lebaran setiap tahun adalah bagaimana kita bisa menyediakan layanan berkualitas, yang merupakan kombinasi antara jaringan dengan performa tinggi dan produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Jika kami bisa memastikan semua berjalan baik, maka pelanggan akan nyaman dan trafik dengan sendirinya juga meningkat”.

Yessie menambahkan, performa layanan saat libur panjang Lebaran juga merupakan salah satu ujian bagi XL Axiata dalam mengukur performa di sepanjang tahun.  Untuk itu, persiapan panjang dan serius sudah dilaksanakan XL Axiata sejak jauh-jauh hari. Apalagi kecenderungan dan kebiasaan pelanggan dalam mengkonsumsi layanan data juga terus berubah seiring dengan cepatnya kemajuan teknologi digital. Persiapan terhadap jaringan XL Axiata tidak hanya sebatas menambah kapasitas atau BTS di jalur mudik, namun juga atas konfigurasi jaringan yang paling sesuai dengan trend dan kebiasaan pelanggan dalam mengkonsumsi layanan terutama data.

Data dari pusat monitoring jaringan XL Axiata juga menunjukkan area-area dengan lonjakan trafik yang signifikan dibandingkan kondisi normal. Sebut saja seperti pusat perbelanjaan, meningkat 6%, lokasi wisata naik 9%, bandara naik 5%, dan stasiun kereta rata-rata naik 12%. Yang juga menarik untuk diketahui, seiring dengan adanya arus mudik dan balik, trafik di area-area sepanjang jalan tol Trans Jawa juga naik cukup signifikan, yaitu sekitar 6% dibandingkan hari normal di luar masa mudik.

Selanjutnya, setelah tersedia sarana jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, perpindahan trafik layanan antar daerah juga meningkat. Tercatat, trafik layanan data di wilayah Jabodetabek berkurang 8% selama lebaran 2019. Sebaliknya, trafik layanan data di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta naik antara 10-25%, Jawa Barat naik 11-43%, Lampung naik 38%, dan Sumatera Selatan naik 15%.

Kota-kota yang menyumbang kenaikan trafik tertinggi berada di wilayah-wilayah yang menjadi tujuan mudik atau perpindahan pelanggan tersebut. Kota Jepara menjadi kota dengan trafik tertinggi dengan naik 137% di banding hari normal, selanjutnya Kota Kuningan naik 102%, dan Kabupaten Pemalang naik 83%. Di wilayah Kalimantan, kota dengan trafik tertinggi adalah Kab. Kutai Kartanegara naik 79%, kota Tanah Laut naik sekitar 51%, lalu diikuti kota Balikpapan setinggi 40%. Sementara di Sulawesi, Kab. Pinrang, naik sekitar 81%, dan Kota Manado naik sekitar 16%. (*)