Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 12 Juni 2019 / 08:15 WIB

PBB Gagal Buat Resolusi Soal Palestina

JAKARTA, KRJOGJA.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal membuat resolusi dan pernyataan lainnya terkait konflik Israel-Palestina selama kepemimpinan Indonesia sepanjang Mei lalu.

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Febrian Aplhyanto Ruddyard, mengakui bahwa Indonesia kesulitan meloloskan resolusi atau pernyataan soal Palestina di DK PBB.

"Kalau untuk mengeluarkan outcome di DK PBB soal Palestina agak berat, jujur saja. Bahkan untuk membahas isu Palestina dalam format rapat formal saja juga sulit," kata Febrian.

Febrian mengatakan meski tak bisa menggagas resolusi dan dokumen lainnya soal isu Palestina selama menjadi ketua DK PBB, Indonesia setidaknya dapat mengangkat konflik tersebut melalui format diskusi informal yang dikenal dengan Arria Formula. Pada 9 Mei lalu, Indonesia menggagas pertemuan Arria Formula guna membahas pendudukan ilegal Israel, yang dianggap Jakarta salah satu elemen penting dalam penyelesaian konflik Palestina.

Dalam forum informal itu, seluruh negara di luar anggota DK PBB memiliki kesempatan untuk berbicara terkait isu tersebut, meski tidak menghasilkan dokumen atau resolusi apa pun di akhir pertemuan. Namun, menurut Febrian, Arria Formula merupakan wadah yang paling mungkin digunakan Indonesia untuk mengangkat isu-isu sensitif, termasuk soal Palestina.

"Di rapat formal DK PBB tidak akan mungkin mengangkat isu Palestina, makanya kami coba untuk mengangkat isu ini dengan format Arria Formula. Ini bentuk upaya Indonesia agar tetap angkat isu Palestina di forum internasional, khusus DK PBB," kata Febrian. (*)