DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 11 Juni 2019 / 10:12 WIB

Misterius! Jutaan Ikan Nila Mati di Laguna Trisik

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Jutaan ekor ikan nila yang diperkirakan total beratnya lebih dari satu ton, mati di Laguna Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulonprogo, DIY. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab kematian ikan yang dibiarkan mengambang di perairan laguna dan menimbulkan bau menyengat tersebut.

Anggota Kelompok Bandeng Jaya Trisik Ngadisan mengungkapkan, sejak tiga hari lalu atau Jumat (7/6), diketahui banyak ikan nila mati mengambang ke permukaan air. Anggota kelompok yang membudidayakan nila tersebut tidak mengetahui penyebab kematian ikan-ikan nila yang diperkirakan jumlahnya mencapai jutaan ekor tersebut.

Jumlah ikan yang mati pada dua hari berikutnya, Sabtu dan Minggu (8-9/6) terus bertambah. Bahkan ada beberapa jenis ikan liar yang tidak dibudidayakan juga ikut mati. Sebagian permukaan perairan laguna kini menjadi tumpukan bangkai ikan mengambang yang membusuk dikerumuni lalat dan menimbulkan bau menyengat.

"Entah berapa ekor atau berapa ton jumlah ikan yang mati. Yang jelas sangat banyak. Sebagian besar ikan sudah waktunya untuk dipanen. Tahun lalu juga banyak ikan nila yang mati, namun tidak sebanyak musim kemarau kali ini," ujar Ngadisan.

Saliman, anggota Kelompok Tani Bandeng Jaya Trisik mengungkapkan, belum mengetahui pasti penyebab kematian ikan nila di Laguna Pantai Trisik tersebut. Setelah kelompok tidak lagi membudidayakan bandeng, ikan tersebut menjadi sumber pendapatan kelompok.
Menurutnya, dari hasil panenan dalam waktu satu tahun bisa memberikan pendapatan kelompok lebih dari Rp 50 juta. Beberapa tahun terakhir, ikan mati hampir terjadi setiap tahun. "Enam bulan sebelumnya sempat panenan, memberikan pendapatkan kelompok sekitar Rp 6 juta," jelas Saliman. (Ras)