Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 11 Juni 2019 / 09:41 WIB

Gelombang Pasang Bikin 'Keder' Nelayan Kebumen

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Gelombang pasang menerjang pantai selatan Kabupaten Kebumen, Senin (10/6/2019). Tinggi gelombang yang terkadang mencapai 6 meter, membuat nelayan tidak berani melaut.

Gelombang pasang juga membuat beberapa nelayan berusaha memarkir perahu di tempat yang lebih aman. "Gelombang pasang membuat air laut sampai ke tempat parkir perahu yang paling bawah. Namun tidak ada perahu yang rusak," ungkap Komandan SAR Nelayan 'Lawet Perkasa', Bejo Priyono.

Bejo Priyono mengatakan tidak ada nelayan yang berangkat melaut saat terjadi gelombang pasang. Terlebih lagi telah ada peringatan pada nelayan untuk tidak melaut hingga gelombang kembali bersahabat.

Peringatan bagi nelayan untuk tidak melaut karena gelombang tinggi, juga disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen. Merujuk informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap, gelombang tinggi masih berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan.

"Masyarakat yang tinggal dan yang beraktivitas di pesisir, kami imbau untuk waspada," terang Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Eko Widianto didampingi Bakohumas BPBD Kebumen Heri Purwoto.

Pantauan BPBD Kebumen, gelombang pasang di Pantai Ambal membuat air laut menyentuh daratan sejauh 30-50 meter dari bibir pantai. "Ada 30 warung semipermanen di Pantai Ambal yang terkena air laut, namun tidak sampai membuat kerusakan," ujar Heri. (Suk)