Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Minggu, 09 Juni 2019 / 16:50 WIB

Puasa Syawal Pelengkap Ramadan, Pahalanya Setahun

SYAWAL adalah bulannya silaturahmi. Umat Islam di Indonesia memiliki tradisi untuk saling berkunjung baik ke tetangga maupun kerabat yang jauh.

Di bulan Syawal, terdapat anjuran untuk melaksanakan puasa enam hari. Pelaksanaannya yaitu mulai tanggal 2 hingga Syawal berakhir.

Dikutip dari Bincang Syariah, puasa Syawal tidak dilaksanakan pada tanggal 1. Sebab, tanggal tersebut merupakan hari tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh."

Sebab puasa Syawal diganjar dengan pahala puasa setahun, tercantum dalam hadis riwayat Ibnu Majah dari Tsauban yang merupakan bekas budak Rasulullah Muhammad SAW.

"Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal'."

Imam As Sirbini dalam kitab Mughni Al Muhtaj menerangkan, lebih utama puasa Syawal dikerjakan secara mutatabi'ah yaitu berurutan. Sebabnya, hal ini menyegerakan ibadah sebelum bertemu halangan apapun.(*)