DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 06 Juni 2019 / 20:50 WIB

86 Wisatawan Tersengat ‘Blue Bottle’ di Parangtritis

BANTUL, KRJOGJA.com - Hawa dingin di Samudra Hindia ternyata masih berdampak pada menepinya ubur-ubur di sepanjang Pantai Selatan Yogyakarta. Ubur-ubur jenis Blue Bottle beracun kembali menyengat 86 wisatawan yang bermain air di Parangtritis. 

Koordinator SAR Satlinmas wilayah III Parangtritis, Ali Joko Sutanto mengungkap pada Kamis (6/6/2019) hari ini, tercatat 86 orang tersengat ubur-ubur tersebut. Kebanyakan korban menurut Ali didominasi anak-anak saat tengah bermain di pantai. 

“Hingga sore tadi ada 86 orang terkena (sengatan ubur-ubur). Sebagian besar memang anak-anak saat bermain di pantai,” ungkapnya pada wartawan. 

Banyaknya korban menurut Ali terjadi setelah pukul 14.00 WIB di saat air mulai pasang. Ombak dari tengah membawa ubur-ubur hingga mencapai pantai dan membuat anak-anak penasaran. 

“Ombak pasang itu membawa ubur-ubur, pas banyak wisatawan yang bermain di pantai. Kami sebenarnya sudah memperingatkan dengan pengeras suara agar wisatawan tidak menyentuh apalagi menjadikan ubur-ubur sebagai mainan, tapi mungkin anak-anak penasaran dan memegang,” ungkapnya lagi. 

Beruntung kesigapan petugas di lapangan membuat para korban segera mendapat pertolongan. Petugas menyemprotkan cuka dan salep di bagian yang terkena sengatan untuk menghilangkan racun yang dibawa ubur-ubur Blue Bottle tersebut. 

Efek yang ditimbulkan sengatan racun Blue Bottle sendiri menurut beberapa korban didominasi rasa panas yang membuat tidak nyaman hingga sesak nafas pada korban yang memiliki riwayat penyakit jantung. “Kami berharap wisatawan berhati-hati karena selama hawa dingin di Samudra Hindia ada maka kemungkinan ubur-ubur sampai di pantai masih besar,” tandas Ali. (Fxh)