DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 04 Juni 2019 / 15:32 WIB

Pedangdut Firra Fernanda Mudik Tipis-tipis

BUDAYA mudik tak tak pernah dilewatkan pedangdut Firra Fernanda. Walau tak jauh-jauh amat, namun penyanyi asli Purworejo ini selalu menyempatkan diri berlebaran dan berkumpul bersama hadai taulan. Sungkem kepada kedua orangtua wajib baginya sebagai bentuk baktinya kepada ayah ibu.

Kesibukan di dunia hiburan dangdut selama ini membuat Firra Fernanda jarang berada di rumah. Berkumpul bersama keluarga besarnya sering terlewatkan karena biduan cantik ini harus pentas dari panggung satu ke panggung lainnya di berbagai daerah.

Walau berada di Purworejo, namun justru Firra Fernanda banyak agenda manggung di Yogya dan sekitarnya. Hal itulah yang memaksa pedangdut berambut panjang ini justru banyak menghabiskan waktu di Yogya.

Pedangdut bernama asli Firra Yudiyana ini mengaku yang terpenting saat mudik Lebaran yakni bagaimana seseorang bisa berkumpul terutama bersama orang tua. Memohon maaf kepada orangtua saat Idul Fitri merupakan hal yang wajib dilakukan bagi seorang anak serta gak lupa berziarah ke makam-makam leluhur.

"Penting sih mudik buat orang yang merantau. Selain tradisi mudik, juga momen buat kumpul bareng keluarga serta melepas rindu sama suasana rumah di desa," kata Firra Fernanda.

Gadis yang pada tanggal 26 Juni mendatang usianya genap 20 tahun tersebut mengungkapkan, Lebaran tahun ini ia hendak mudik tak jauh-jauh dari Purworejo sana. Setelah sungkem orang tua ia akan melanjutkan mudik dengan mengunjungi saudara-saudaranya.

Yang membuat senang Firra Fernanda saat Lebaran yakni ia bisa bersua dengan saudara-saudara lainnya yang selama ini jarang bertemu. Beberapa saudara dari Jakarta bahkan Kalimantan Selatan semuanya pulang kampung dan berkumpul di Purworejo.

“Biasanya saudara-saudara pada pulang semua. Buat keluarga kami mudik dan pulang kampung sudah jadi tradisi tahunan yang tak pernah dilewatkan,” kata penyanyi berkacamata ini.

Tak ketinggalan, dengan pulang kampung Firra Fernanda bisa bertemu dengan teman-temannya semasa kecil dahulu. Kalau sudah berkumpul, Firra Fernanda serasa kembali ke masa sepuluh tahun lalu dimana ia masih duduk di bangku sekolah dasar di salah satu desa tempat neneknya.

Walau telah tenar berkiprah di panggung dangdut, namun seorang Firra Fernanda tak pernah lupa dari mana ia berasal. Ia tak segan berkumpul bersama teman-temannya atau sekedar melaksanakan tradisi keliling kampung untuk bersilaturahmi ke rumah tetangga saat Lebaran.

“Bertemu sama teman-teman masa kecil gitu. Biar inget kampung halaman juga, biar dikata sudah tinggal dan kerja di kota tapi masih tetep inget dari mana asalnya,” ujar anak ketiga dari empat bersaudara ini.

Namanya jadi artis, dimana-mana selalu saja Firra Fernanda jadi pusat perhatian. Terkadang teman-temannya sendiri sering mengajaknya untuk berselfie, minta tandangtangan bahkan hingga disuruh menyanyi mengisi acara saat syawalan.

Usai Lebaran agenda manggung sudah menanti penyanyi berzodiak Cancer ini. Jadwal konser yang sempat tertunda selama bulan puasa kini harus dipenuhinya untuk kembali menggoyang panggung dangdut.

“Jadwal habis Lebaran sudah padat banget, soalnya ini job yang sudah jauh-jauh hari masuk sebelum bulan puasa. Fira harus kembali bolak-balik ke Yogya lagi,” kata Firra Fernanda dengan lesung pipitnya yang khas. (Van)