DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 04 Juni 2019 / 12:49 WIB

Kenaikan Kunsumsi BBM Capai 10 Persen

BANTUL, KRJOGJA.com - Himpunan Pengusaha Swasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY memprediksikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai 10 persen selama arus balik dan mudik Lebaran. Meski permintaan meningkat, Hiswana menjamin tidak akan terjadi kelangkaan stok. Sementara untuk memperlancar distribusi BBM, disiapkan 5 SPBU kantong.

Ketua Hiswana Migas DIY Drs Siswanto MM, menuturkan SPBU kantong merupakan SPBU yang harus siap menyediakan BBM jika sewaktu-waktu ada SPBU lain kekurangan. "Jadi SPBU tidak harus jauh-jauh menghubungi Rewulu tetapi ada lima SPBU kantong yang disiapkan untuk dapat mendistribusikan BBM di SPBU terdekat. SPBU kantong sangat diperlukan dalam kondisi kritis alias stok minim sementara permintaan banyak," jelasnya.

Lima SPBU kantong yang ditunjuk yakni SPBU Gading Gunungkidul, SPBU Baron Gunungkidul, SPBU Medari Sleman, SPBU Patalan Bantul dan SPBU Temon Kulonprogo. Siswanto menambahkan di beberapa ruas jalan protokol juga telah diinstruksikan SPBU untuk buka 24 jam guna pelayanan optimal bagi pemudik dan pengguna jalan. SPBU 24 jam yang buka pada ruas jalan protokol ini membuka layanan 24 jam sejak H-7 hingga H+10 Lebaran.

Berdasarkan evaluasi tahun lalu, ketersediaan BBM di DIY tidak ada kekurangan stok yang mencolok saat arus mudik dan arus balik. Sekretaris Hiswana Migas DIY Widiarto, menambahkan kebutuhan konsumsi BBM perhari se DIY rata-rata yakni Pertalite 1200 kl perhari, Premium 300 kl perhari, dan Pertamax 150 kl perhari.

"Untuk solar belum dihitung rinci karena dibatasi. Premium dan solar masuk kuota subsidi sehingga di beberapa SPBU DIY seringkali sudah tidak ada," jelasnya. (Aje)