Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 03 Juni 2019 / 12:22 WIB

BEI Ajak Investor Lokal Berkuasa di Negeri Sendiri

YOGYA, KRJOGJA.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga Maret 2019, jumlah kepemilikan sahan perusahaan Indonesia oleh asing masih mendominasi. Alhasil, keuntungan yang didapat perusahaan selama ini banyak dinikmati investor dari luar negeri. 

Kepala Perwakilan BEI DIY, Irfan Noor Riza menyebut di negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, kepemilikan saham perusahaan nasional banyak dipunyai oleh warga negara setempat. Hal tersebut membuat keuntungan produk barang/jasa yang didapatkan perusahaa bisa dinikmati oleh masyarakat di dalam negeri. 

“Di Indonesia hingga April 2019 persentase investor saham perusahaan nasional kita masih dari asing, jadi keuntungan selama ini ya dinikmati mereka sementara kita banyak beli produknya saja,” ungkap Irfan dalam bincang di kantor BEI DIY media Senin (3/6/2019). 

Menurut Irfan, salah satu jalan yang harus dilakukan yakni dengan mengajak masuk masyarakat Indonesia ke pasar saham dan membeli saham-saham perusahaan nasional. “Mengapa pemerintah mencanangkan menabung saham, ya agar keuntungan perusahaan bisa kembali ke masyarakat, untuk pemerataan ekonomi,” sambung dia. 

Beberapa langkah dilakukan BEI DIY untuk mengajak masyarakat masuk ke pasar saham. Membuat galeri investasi di sekolah dan perguruan tinggi menjadi langkah nyata menggelorakan semangat menabung saham di kalangan masyarakat. 

“Hingga April 2019 tercatat 39.810 investor di DIY dan ini lebih dari 10 persen pendudik DIY. Harapannya, semakin banyak orang Indonesia melek investasi saham ini, kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kami juga bekerjasama dengan Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) yang menjadi jembatan untuk mengedukasi dengan gethok tular,” ungkapnya lagi. 

Saat ini di BEI total ada lebih dari 600 emiten yang sahamnya go public dan bisa dibeli masyarakat. (Fxh)