Olahraga Editor : Danar Widiyanto Minggu, 02 Juni 2019 / 23:50 WIB

Vlado: Pertandingan Melawan Timnas U-23 Bukan Patokan PSIM

BANTUL, KRJOGJA.com - PSIM mampu meraih hasil imbang saat menjamu timnas U-23 dalam laga ujicoba di Stadion Sultan Agung (SSA) Minggu (2/6/2019) malam. Meski begitu, suporter yang memadati stadion di Bulak Pacar Bantul kali ini tampak tak puas dengan permainan racikan Vladimir Vujovic hingga muncul chant-chant mempertanyakan bagaimana permainan PSIM. 

Chant “piye maine” beberapa kali terdengar nyaring di sepanjang pertandingan 2 x 45 menit. Pola permainan yang dirasa membosankan bagi para suporter menjadi alasan munculnya chant tersebut. 

Kepada wartawan usai laga, Vlado mengaku pertandingan melawan timnas bukan patokan bagi PSIM. Apalagi menurut dia, di Liga 2 tidak ada tim yang memperagakan permainan possesion seperti yang diperagakan timnas malam tadi. 

“Kami rasa di Liga 2 tidak ada tim yang bermain possesion seperti timnas hari ini. Kami harus lebih sabar lagi kedepan, menunggu lawan membuka baru kita keluar menyerang. Hasil hari ini bukan patokan, meski kita kalah pun kita masih punya 30 pertandingan di Liga 2,” ungkap pelatih asal Montenegro ini. 

Bagi Vlado, imbang melawan timnas menjadi hasil realistis yang didapatkam timnya. Ia menilai timnas dihuni hampir semua pemain Liga 1 dengan kualitas yang mumpuni. 

“Sedikit realistis hari ini kita main dengan pemain-pemain Liga 1. Aku pikir malam ini kita bermain lebih bagus, kita dapat lebih banyak peluang dari mereka,” sambung dia. 

Sementara di sisi lain, pelatih timnas U-23, Indra Sjafri mengaku belum puas dengan performa pemain-pemain anyar yang dipanggil dalam pemusatan pelatihan di Yogyakarta. “Ada beberapa strategi yang jalan namun ada juga yang belum. Prinsipnya yang kita panggil ini belum sesuai dengan harapan kita, namun kami yakin kedepan akan lebih baik,” tandas Indra. (Fxh)