Olahraga Editor : Danar Widiyanto Minggu, 02 Juni 2019 / 22:50 WIB

PSIM - Timnas U-23 Berakhir Tanpa Gol

BANTUL, KRJOGJA.com - Skor kacamata mengakhiri pertandingan ujicoba antara PSIM melawan Timnas U-23 di Stadion Sultan Agung (SSA) Minggu (2/6/2019) malam. Meski kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang, namun tak ada gol yang mampu diciptakan hingga 2 x 45 menit berakhir. 

Mengawali babak pertama, terlihat timnas U-23 mendominasi penguasaan bola. M Lutfi Kamal, Hanif Sjahbandi dan Gian Zola terlihat begitu leluasa memainkan bola di daerah permainan Raymond Tauntu, Agung Pribadi dan Ichsan Pratama. 

PSIM yang didukung 18 ribuan pendukung terlihat cukup sulit mengembangkan permainan. Raphael Maitimo dan Hendika Arga Permana yang dijadikan flank terlihat belum berfungsi baik karena tak ada suplai bola sampai di kaki mereka. 

Menit 25, PSIM mampu melayangkan serangan mengarah ke gawang melalui sepakan M Agung Pribadi. Namun, reflek apik Nadeo Argawinata mampu mementahkan bola keluar. 

Timnas sempat merepotkan PSIM lewat permainan satu dua antara Zola, Witan, Septian Satria dan diakhiri Hanif Sjahbandi. Sayang pemain Arema tersebut terlebih dahulu terjebak offside. 

PSIM mengandalkan serangan balik saat menghadapi serangan satu dua sentuh timnas dan sempat berbuah ketika menit 35 sepakan bebas Aditya Putra Dewa hampir menemui sasaran. Sayang sepakan kaki kiri eks PSS tersebut tipis di atas mistar Nadeo. 

Menit 40, timnas mencipta peluang melalui tusukan Asnawi Mangkualam dari sisi kanan. Sayang meski berhasil melewati dua pemain PSIM namun sepakan kaki kiri pemain muda PSM tersebut masih menyamping. Skor kacamata menandai berakhirnya babak pertama. 

Mengawali babak kedua, PSIM langsung berinisiatif menyerang. Arga Permana dan El Loco langsung mengancam yang sayangnya masih mampu diamankan penjaga gawang pengganti timnas, Dicky Indrayana. 

Timnas mengganti seluruh pemain di babak kedua ini di mana nama-nama seperti Rachmat Irianto, Nur Hidayat, Rifat Marasabesy hingga pemain anyar macam Hambali masuk memberi penyegaran. Di sisi lain, PSIM juga mengganti beberapa pemain seperti memasukkan Hendrico, Rossi mengisi sayap dan mengubah Arga di posisi tengah. 

Wasit Fariq Hitaba membuat keputusan berani saat menganggap ganjalan badan di dalam kotak penalti pada Tedi Berlian pada Sani Rizky Fauzi bukan sebagai pelanggaran. Kapten Nur Hidayat sempat memprotes namun tetap keputusan tak berubah. 

Meski kedua tim saling menyerang dan beberapa peluang tercipta, namun tak ada gol tercipta. Skor 0-0 pun menjadi akhir pertandingan ujicoba PSIM vs PSS. (Fxh)