Jateng Editor : Ivan Aditya Sabtu, 01 Juni 2019 / 13:57 WIB

Ngeblong Bangjo, Sugeng Rahayu Gasak Empat Mobil

SRAGEN, KRJOGJA.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan Bus Sugeng Rahayu kembali terjadi di jalan Sragen-Ngawi, tepatnya di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Sabtu (01/06/2019) pagi. Bus jurusan Surabaya-Yogyakarta nomor polisi W 7803 UY itu menggasak 4 mobil dan satu sepeda motor sekaligus.

Beruntung tidak ada korban jiwa dan hanya empat orang yang dilaporkan terluka dalam kecelakaan tersebut. Informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan berawal saat bus Sugeng Rahayu yang melaju dari barat terlibat kejar-kejaran dengan bus Mira sejak dari Palur, Karanganyar.

Sesampainya di simpang empat Pilangsari, bus Mira berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah. Sementara dari belakang, bus Sugeng Rahayu melaju dengan kecepatan tinggi untuk mengejar bus Mira dengan melanggar marka dan melaju di kanan jalan.

Bus yang dikemudikan Rahmad (40) warga Ngawi Jatim ini kemudian menyalip bus Mira dan ngeblong di perempatan. Namun, dari arah berlawanan muncul empat kendaraan roda empat.

Karena jarak terlalu dekat, bus Sugeng Rahayu kemudian menabrak empat mobil itu. Satu minibus sempat terguling di lokasi. Tak berhenti sampai di situ, bus Sugeng Rahayu menyenggol satu unit sepeda motor di sebelah kiri lalu menghantam pagar dan teras rumah Sadiran (47) warga RT 004, Dusun Gerdu, Desa Pilangsari Sragen.

"Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu saya sedang ngobrol bersama saudara yang baru datang dari Serang di ruang tamu. Saat asyik ngobrol, tiba-tiba terdengar suara gaduh disertai teriakan histeris dari penumpang bus," ujar Sadiran.

Akibat kecelakaan itu, empat mobil ringsek pada bagian depan. Empat mobil itu adalah dua Toyota Avanza, satu minibus dan satu mobil pikap jenis Gran Max.

"Korban paling parah itu salah satu sopir Avanza karena bagian depan mobil ringsek parah. Pengendara motor dan motornya sempat terjatuh ke saluran air. Tapi, tidak ada korban meninggal dunia," jelas Sadiran.

Akibat diseruduk bus Sugeng Rahayu, pagar dan teras rumah Sadiran rusak. Dia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 45 juta. Proses evakuasi lima unit kendaraan roda empat itu baru selesai sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dani Permana, mengatakan bus Sugeng Rahayu membawa 15 penumpang dan semua penumpang dipastikan selamat. Bus yang dikenal sebagai raja jalanan itu dikabarkan ngeblong di perempatan Pilangsari, Ngrampal.

Bus kemudian menggasak tiga mobil di depannya hingga ada yang terguling dan ringsek. "Jadi bus kejar-kejaran dengan bus lain dan ngeblong di perempatan dan menabrak empat kendaraan yang melaju dari arah berlawanan," ujarnya. (Sam)