Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 30 Mei 2019 / 23:12 WIB

Saksi Partai Curi HP Anggota Bawaslu Saat Rekapitulasi

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Bingung membayar cicilan sepeda motor, MF (29), warga Desa Sudimoro, Kecamatan Teras, yang menjadi saksi salah satu partai kontestas Pemilu 2019, mencuri telepon genggam anngota Bawaslu saat penghitungan suara pemilu tingkat kabupaten pada 2 Mei lalu.

Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (29/05/2019) petang kemarin menjelaskan, pada 2 Mei jam 12.00 WIB saat proses rekapitulasi pemilu yang digelar di Gedung Semar Resto, telepon genggam seorang anggota Bawaslu Boyolali yang diletakkan di atas meja hilang saat ditinggal cuci tangan. Korban sempat bertanya-tanya pada orang di sekililingnya, tapi tak ada yang tahu.

Setelah melakukan lidik, Tim Sapu Jagad Polres Boyolali berhasil melacak dan membekuk pelaku pencurian, yakni MF, yang merupakan saksi salah satu partai. Dari pengakuannya, usai mencuri, ia tetap berada di lokasi menunggu proses penghitungan suara selesai, sementara telepon genggam curian ia simpan di saku celana. Telepon genggam curian tersebut ia simpan selama dua minggu sebelum akhirnya dijual ke keponakannya sendiri sebesar Rp500 ribu.‎

Kapolres menampik ada motif politik dalam kejadian tersebut. Sebab dari hasil pengakuan tersangka, pencurian murni dilakukan karena motif ekonomi.

"Yang melatar belakangi hanya motif ekonomi saja. Hasilnya untuk mengangsur sepeda motornya‎," tegasnya.

Atas kelakuannya tersebut, tersangka akan dijerat Pasal 364 KUHP dengan ancaman hukuman lima bulan kurungan penjara. (Gal)