Jateng Editor : Ivan Aditya Senin, 27 Mei 2019 / 13:15 WIB

Kemampuan Personel TNI Dalam Operasi Kemanusiaan Terus Diasah

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Kemampuan dan kesiapan operasional personel Kodim 0724 Boyolali dalam operasi penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan diukur melalui pelatihan Posko-I yang digelar di Makodim Boyolali, Senin (27/05/2019).

Danrem 074 Warastratama, Kolonel Inf Rafael Granada  Baay ‎dalam arahannya menjelaskan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan pengendalian sebagai antisipasi berbagai potensi bencana alam di wilayah Soloraya, serta bagaimana operasi dilakukan sesuai dengan protap.

Dalam latihan yang menjadi bagian program kerja Korem 074/Warastratama ini, kinerja antara komandan dan staf juga ditingkatkan sesuai dengan mekanisme dan prosedur, yakni dengan latihan taktis tanpa pasukan, sekaligus untuk mengukur kemampuan mereka dalam merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan operasi kemanusiaan, diantaranya operasi penanggulangan bencana alam, pengungsian, hingga distribusi bantuan.

"Latihan ini menguji ‎kinerja dan kemampuan antara komandan dan straf dalam melakukan tugas pokok di bidang kemanusiaan," kata Danrem sesuai dengan rilis yang diterima Kedaulatan Rakyat.

Latihan ini juga mengukur kesiapan personel Kodim 0724/Boyolali dalam mengimplementasikan prosedur dalam operasi kemanusiaan, termasuk koordinasi internal serta koordinasi dengan pihak lain, seperti Pemerintah Daerah, Polri, serta instansi lain yang ikut turun dalam operasi kemanusiaan. Berdasar penjabaran dari Undang- Undang nomor 34 tahun 2004 pasal 7 b ayat 12 tentang Tugas TNI memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana‎, suatu permasalahan yang muncul harus ditangani dengan cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi kerawanan yang mempengaruhi stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan di daerah‎. (Gal)