DIY Editor : Danar Widiyanto Minggu, 26 Mei 2019 / 21:30 WIB

Pancasila Ideologi Asli Indonesia untuk Jaga NKRI

YOGYA, KRJOGJA.com - Lahir dari keragaman suku, bangsa, agama di Indonesia, ideologi Pancasila terbukti mampu menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tugas generasi muda melanjutkan estafet dengan menjaga dan memelihara Pancasila. 

"Ideologi Pancasila terbaik untuk keutuhan Indonesia, misal diterapkan Ideologi Khilafah, bisa jadi daerah-daerah seperti Bali akan minta merdeka, memisahkan diri dari Indonesia, juga Maluku, Papua," ucap Anggota DPR RI Drs HM Idham Samawi saat Sarasehan Kebangsaan,  Dies Natalis  IV Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI), Minggu (26/5/2019) di Ballroom The Rich Jogja Hotel.  

Dalam sarasehan bertema “Pancasila Tumbang, Revolusi Industri Menang", Idham optimis Pancasila tidak akan tumbang. "Justru ada siklus 700 tahunan kejayaan Indonesia/Nusantara dengan nilai-nilai Pancasila, Tahun 700 kejayaan Sriwijaya, 1400 Majapahit di mana wilayah Nusantara sangat luas sanpai Madagaskar. Harapannya saat ini Indonesia juga mendekati masa keemasan setelah 700 tahun Majapahit," ungkap Idham yang aktif menggemakan Pancasila ini. 

Idham sepakat dengan keynote speaker Prof Dr M Mahfud MD yang menyebutkan Indonesia dengan ideologi Pancasila meski terdiri 16.100 pulau, ratusan agama/kepercayaan (6 agama resmi, 1360 suku, dan 726 bahasa daerah) tetap mampu memelihara persatuan,  kesatuan, pluralisme dan toleransi. 

"Bandingkan dengan Uni Soviet kurang dari 100 suku saja bisa bubar, juga Yugoslavia yang kurang dari 30 suku. Kemerdekaan RI yang direbut dari penjajahan juga dengan semangat persatuan," jelasnya.

Acara dibuka Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana, Sarasehan dipandu moderator Ketua PC KMHDI dr I Wayan Cahyadi Distira Putra dengan pemateri lainnya dr Made Windu Segare Senet (Owner Mangsi Coffee) dan I Made Andi Arsana PhD (Dosen UGM pembina KMHD).

Keynote Speaker Prof Dr M Mahfud MD selaku Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Indonesia (BPIP) menyebutkan Indonesia yang majemuk dulu dijajah Belanda kemerdekaan direbut dari penjajah dengan semangat persatuan. Sedang India, Malaysia jajahan Inggris menerima hadiah kemerdekaan.  

"Indonesia dengan Ideologi Pancasila tidak terpecah-pecah. Bandingkan India karena perbedaan agama kemudian Pakistan memisahkan diri, di Pakistan meski seagama Bangladesh memisahkan diri," jelas Mahfud. (M-3)