Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 26 Mei 2019 / 13:06 WIB

Kunyit Putih Ampuh Usir Kanker? Berikut Penjelasannya

SLEMAN, KRJOGJA. com - Kunyit putih memiliki nama latin Curcuma zedoaria yang mengandung senyawa utamanya adalah curcumin, demetoksicurcumin, dan bisdemetoksicurcumin. Secara tradisional, kunyit sering dipakai untuk pengatasan nyeri, bengkak, anti alergi hingga antibakteri. Bahkan, curcumin juga memiliki efek sebagai anti kanker.

Menurut Prof Zullies Ikawati, ahli Farmakologi dari Fakultas Farmasi UGM mengatakan, dalam Penelitiannya, umumnya bersifat in vitro, menggunakan kultur sel, misalnya kultur sel kanker payudara. Dan terbukti memang kunyit putih mengandung efek sitotoksik, yang berarti bisa mematikan sel kanker.  " Tapi sejauh ini, saya belum menemukan uji klinik pada manusia yang meneliti efek kunyit putih sebagai anti kanker," kata Prof Zullies Ikawati, ahli Farmakologi dari Fakultas Farmasi UGM, Minggu ( 26/05/19).

Menurut Prof Zulies sebagian informasi mengenai efek anti kanker dari kunyit putih berasal dari testimoni pasien, yang itu belum bisa dikatakan sebagai bukti ilmiah.

" Jadi kalau ditanya bener enggaknya kunyit putih sebagai anti kanker, saya tidak bisa memastikan, karena belum ada uji pada manusia, tetapi memang uji-uji menggunakan kultur sel banyak yang melaporkan efek sitotoksiknya," tambahnya. 

Curcumin ( nama latin kunyit putih) relatif aman dengan indeks terapi dalam konteks penelitian yang lebar, artinya untuk dosis yang digunakan memang memberikan efek terapi tidak baik jika terlalu banyak dikonsumsi. 

"Penggunaan sampai melebihi 1 gram  curcumin murni (bukan dalam bentuk kunyit) mungkin bisa menyebabkan diare atau gangguan pencernaan. Tapi perlu diingat bahwa 1 gram curcumin mungkin diperoleh dari sekian kg kunyit," ucapnya. 

Aturan tersebut ini umumnya untuk penggunaan dalam bentuk suplemen curcumin, bukan dalam bentuk raw material kunyit . Curcumin sendiri bisa dijumpai pada semua species Curcuma, bukan cuma kunyit putih.  "Jadi semuanya punya porsi.  Jangan berlebihan" pungkasnya. (Ive)