Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 24 Mei 2019 / 19:31 WIB

SELEKSI RISET UNGGULAN DAERAH 2019 DIGELAR

14 Judul Proposal RUD Masuk

MAGELANG, KRJOGJA.com - Seleksi Riset Unggulan Daerah (RUD) tahun 2019 diselengarakan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Magelang. Kegiatan RUD merupakan kegiatan rutin yang dimulai sejak tahun 2010 untuk mewadahi para peneliti dalam melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan penerapan teknologi daerah.

Kepala Balitbang Kota Magelang Arief Barata Sakti kepada KRJogja.com, Jumat (24/5/2019), mengatakan melalui kegiatan ini mendorong partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah pembangunan daerah yang sangat mendesak, serta membangun jaringan kerjasama antara peneliti dengan pemerintah daerah.

Kegiatan RUD terbuka bagi peneliti baik individu maupun kelompok untuk melakukan penelitian dan meningkatkan kemampuan sumber daya ilmiah masyarakat. Hasil-hasil dari penelitian yang dilakukan nantinya akan menjadi bahan acuan dan pertimbangan pemerintah dalam mengambil suatu kebijakan, sehingga pemerintah, dalam hal ini OPD, ketika melakukan langkah ada pedoman yang bisa dipertanggungjawaban secara akademis.

Dicontohkan karya RUD tahun 2018 yang dipergunakan Dinas Pertanian Kota Magelang untuk mengatasi monyet ekor panjang di Gunung Tidar. Fokus penelitiannya tentang populasi kepadatan atau tingkah laku daya dukung habitat dan konflik dengan manusia dari drh Tauhid dan tim dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Untuk RUD 2019 ini, Balitbang Kota Magelang menentukan dua tema atau fokus penelitian, yaitu  tentang pengaruh aktivitas masyarakat terhadap pencemaran air tanah di Kota Magelang, dan  fokus kedua tentang pengembangan pengelolaan persampahan metode Black Soldier Fly (BSF) di Pasar Gotong Royong.

"Sejauh ini sudah ada 14 judul proposal RUD yang masuk. Semua akan diseleksi oleh tim juri dari Kemenristekdikti, Bappeda, Disperindag, Dispertan dan akademisi UGM," kata Arief. (Tha)