Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 24 Mei 2019 / 11:39 WIB

Pemkab Sukoharjo Jamin Kebutuhan Pokok

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Kebutuhan bahan pokok selama puasa Ramadan hingga Lebaran dipastikan terpenuhi. Pemenuhan tidak hanya melalui penjualan di pasar tradisional saja, melainkan juga pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Sukoharjo. Berbagai barang disediakan dalam jumlah melimpah dan harga lebih murah.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat membuka pasar murah di halaman kantor Pemkab Sukoharjo, Jumat (24/05/2019) mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dan saling berebut soal bahan pokok. Sebab selama puasa Ramadan hingga Lebaran semua sudah dijamin pemerintah. Pemkab Sukoharjo telah melibatkan sejumlah pihak salah satunya Bulog dalam memenuhi kebutuhan beras, minyak goreng dan lainnya.

Terpenuhinya kebutuhan pokok tersebut diharapkan membuat masyarakat menjadi lebih tenang. Pemkab Sukoharjo juga meminta agar masyarakat tidak melakukan aksi borong atau membeli barang secara berlebihan. Sebab hal tersebut justru akan memancing reaksi negatif pasar.

“Beras, minyak goreng, gula pasir hingga makanan jajanan Lebaran stok melimpah. Kebutuhan pokok terjamin dan harga juga terjangkau. Belum ada temuan kendala termasuk penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo pada tahun ini direncanakan akan menyelenggarakan empat kali pasar murah diberbagai wilayah. Tujuannya untuk menyediakan bahan pokok lebih dekat pada masyarakat dan sebarannya merata. Selain itu juga distribusi ke lapangan dengan harga lebih murah.

Dalam penyelenggaraan pasar murah bupati meminta kepada petugas terkait untuk menyediakan barang dengan kualitas terbaik. Jangan sampai muncul kesan pasar murah untuk menjual barang dalam kondisi kurang layak.

“Namanya pasar murah harga jangan terlalu mahal. Harus bisa dijangkau masyarakat lebih murah dari pasar. Kualitas barang juga harus bagus,” lanjutnya.

Pemkab Sukoharjo sudah melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyediakan barang dan memantau kondisi di lapangan khususnya berkaitan harga. Mereka seperti, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Pangan dan Bagian Perekonimian.

“Pemkab Sukoharjo memantau terus. Petugas diterjunkan langsung ke pasar tradisional. Kalau ada stok bahan pangan kurang maka langsung ditambah. Bulog juga sudah siap,” lanjutnya.

Ketua TP PKK Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, TP PKK Sukoharjo juga ikut terjun langsung dengan datang ke pasar tradisional. Kegiatan dilakukan tidak hanya berbelanja meramaikan pasar namun juga memantau kondisi stok barang dan harga.

“Kemarin ibu ibu PKK Sukoharjo sudah ke Pasar Tawangsari dan stok bahan pokok juga melimpah dan harga terjangkau. Semua terjamin terpenuhi selama puasa Ramadan hingga Lebaran nanti,” ujarnya. (Mam)