Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 23 Mei 2019 / 23:54 WIB

Jalur Mudik Jateng Perlu Pembenahan

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Beberapa ruas pada jalur mudik di Jateng selatan dinilai masih perlu mendapatkan perhatian. Marka jalan di beberapa bagian sudah tidak jelas dan, beberapa ruas lainnya membutuhkan tambahan lampu penerangan jalan.

"Tadi kami meninjau persiapan arus mudik dan balik. Kami mulai dari memantau pelebaran jalan di Jambu, ngecek jalan sampai masuk masuk ke Magelang, Purworejo. Kami lihat jalur selatan sudah siap. Tapi perlu pembenahan," tutur Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memantau terminal bus Bobotsari, Kamis sore (23/05/2019).

Ganjar yang didampingi Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menambahkan, kendati hari raya tinggal hitungan hari, jalur mudik selatan Jateng relatif masih normal. Belum ada peningkatan arus lintas-lintas yang signifikan.

"Seperti di terminal Bobotsari ini. Belum terasa ada lonjakan penumpang. Belum ada tuslah juga, tapi intinya siap menghadapi arus mudik," ujarnya.

Dari Purbalingga, Gubernur Ganjar dan rombongan berencana kembali ke Semarang melalui jalur pantura. Sekaligus meninjau jalur Bayeman di Desa Tlahab Lor Karangreja.

Ruas jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang terkenal dengan sebutan Jalur Tengkorak itu mendapatkan perhatian khusus karena rawan kecelakaan. Pihaknya akan memastikan adanya upaya meminimalisir kecelakaan.

"Informasi dari Dishub Purbalingga, sudah dilakukan langkah-langkah pemasangan rambu, pemasangan rambu peringatan, jalur kejut dan ram cek untuk mengukur yang over load. Jadi kendaraan nanti akan dipaksa pelan-pelan," ujarnya. (Rus)