DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 23 Mei 2019 / 19:46 WIB

Aktivis Yogya Berharap ‘Sengkuni’ Masuk Penjara

YOGYA, KRJOGJA.com - Sejumlah aktivis lintas kalangan di Yogya mengecam keras aksi unjuk rasa yang berujung ricu di ibukota hingga jatunya korban jiwa sepanjang Selasa (21/05/2019) hingga Rabu (22/05/2019) kemarin. Mereka mendesak aparat TNI dan Polri untuk bersikap tegas dan menangkap aktor intelektual dibalik pergerakan massa tersebut.

Inisiator aliansi, Widihasto Wasana Putra mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Jakarta dalam dua hari ini. Seharusnya para elit politik dapat meredam ketegangan dan menciptakan suasana damai di kalangan para pendukungnya, bukan malah sebaliknya mengompori untuk melangsungkan aksi yang dapat memecah belah demokrasi.

"Dalam dunia pewayangan ada tokok bernama Sengkuni. Tokoh ini diceritakan menghalalkan segala cara untuk mencapai apa yang diinginkan. Karena dia salah, apa yang harus kita lakukan yaitu disimbolkan dengan kurungan ayam. Artinya kita mendesak kepada TNI dan Polri untuk menangkap provokator itu dan diproses secara hukum," kata Widiasto kepada di gedung DPRD DIY, Kamis (23/05/2019).

Widihasto berharap aksi massa tersebut tak terulang kembali dan tidak meluas ke daerah lain, khususnya Yogya. Ia mengingatkan kepada kelompok masyarakat jika ingin menggelar aksi tetap harus damai dan tidak merugikan warga lain serta sesuai aturan yang telah ditetapkan Kepolisian. (Ive)