Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Kamis, 23 Mei 2019 / 17:11 WIB

Pastikan yang Terbaik, 796 Siswa SMK Kesehatan se-DIY Diambil Sumpah

BANTUL, KRJOGJA.com - Sebanyak 796 siswa SMK Kesehatan se-DIY disumpah sebagai sebagai Asisten Tenaga Kesehatan (Asnakes) di Taman Perwacy Bantul, Kamis (23/5/2019). Mereka berasal dari jurusan Farmasi, Keperawatan dan Teknik Laboratorium Medik yang telah lulus pada ujian kompetensi tahun 2019. Prosesi penyumpahan dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY yang diwakili oleh Kepala Seksi Sumber Daya Kesehatan Dra Hardiah Djuliani Apt MKes.

Ketua panitia pengambilan sumpah, Deddy Setyono SFarm Apt mengatakan, profesionalitas dalam pelayanan di bidang kesehatan adalah salah satu hal yang penting dimiliki setiap pelayan kesehatan terutama bagi Asisten Tenaga Kesehatan. Asnakes adalah salah satu aset tenaga kesehatan yang mempunyai sumbangsih dan daya ungkit strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan. "Untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan Asnakes adalah pelayanan terbaik maka perlu diadakan penyumpahan atas profesionalisme mereka," terang Deddy kepada wartawan disela acara.

Adapun tujuan diadakan kegiatan pengambilan sumpah bersama Asnakes SMK Kesehatan se-DIY, menurut Deddy, untuk meningkatkan profesionalisme Asnakes agar kelak dalam memberikan Iayanan kesehatan kepada masyarakat dapat memberikan Iayanan yang terbaik dengan penuh tanggungjawab.

Hardiah Djuliani mengatakan, peluang kerja para tenaga kesehatan masih terbuka lebar, baik di dalam maupun luar negeri. Bahkan, tenaga kesehatan Indonesia memiliki keunggulan yang tak dipunyai tenaga kesehatan dari negara lain. "Jangan salah, tenaga kesehatan kita (Indonesia-red) itu banyak diminati negara lain karena keramahannya itu," tuturnya.

Meski banyak dibutuhkan oleh pasar luar negeri, namun tenaga kesehatan Indonesia harus terus meningkatkan kompetensi diri, seperti penguasaan bahasa Inggris, guna peningkatan mutu. "Yang jelas lapangan kerja bagi tenaga kesehatan kita cukup luas dan banyak jadi harus dimanfaatkan," pungkasnya. (Dev)