Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 23 Mei 2019 / 13:21 WIB

BI Solo Dukung Kelancaran di Jalan Tol, Begini Caranya

SOLO, KRJOGJA.com - Guna mengantisipasi terjadinya antrean panjang di sejumlah pintu keluar tol di wilayah Surakarta, dilakukan penambahan fasilatas untuk pembayatan non tunai. Selain itu juga dipersiapkan top-up centre, untuk mengatasi pemudik yang saldonya tidak cukup di saat akan membayar.

"Penambahan fasilitas pembayaran maupun top-up centre sangat penting. Karena jika ada satu mobil yang terhenti 3 menit saja sudah menjadi penyebab antrean," jelas Bakti Artanta, Kepala Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Kantor Bank Indonesia Solo, Rabu malam (22/5).

Penambahan fasiltas pembayaran non tunai dipasang di pintu keluar tol Colomadu, Ngemplak, Karanganyar,  Sragen dan Ngawi. Untuk memudahkan penempatan alat pembayaran menggunakan sistem wireless, jelas Bakti kepada wartawan. Terkait pengadaan top-up centre ditambah sebanyak mungkin. Bahkan ada yang bersifat mobile.

Jika ada pengemudi yang saldonya tidak cukup, diminta memberikan tanda dengan mengacungkan tangannya. Dengan begitu petugas melihat dengan menyiapkan EDC (Electronic Data Capture) wireless. Dengan kesiapan seperti itu diharapkan pada saat arus mudik tiba tidak terjadi kemacetan di pintu-pintu tol.

Selain itu, tambah Bakti, para pemudik juga disiapkan tempat penukaran uang pecahan baru di rest area. Secara total BI Solo menyiapkan Rp 5,4 trilyun uang pecahan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Dari jumlah sampai kemarin baru teralisir 30 persen.

"Kami yakin sisa waktu yang masih ada akan menyerap semua uang pecahan yang sudah disiapan," kayanya. Selain di kantor BI, penukaran uang dapat dilakukan di bank umum, BPR, Pegadaian, Kantor Pos, Kas Keliling dan kantor Pemkab.-(Qom)