DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 22 Mei 2019 / 17:31 WIB

Beringharjo Beri Pelayanan Uang Baru Bagi Pembeli

YOGYA, KRJOGJA.com - Program pelayanan menggunakan uang baru di pasar Bringharjo bisa meningkatkan transaksi jual beli di pasar. Pembeli akan mendapatkan pelayanan ketika membeli di pasar ternyata bisa mendapat kembalian dengan uang yang baru.

"Uang-uang itu lebih banyak beredar di pasar pasar, kalau kita mulai di pasar kemudian memberikan pelayanan yang lebih pada pembeli, dengan diberi uang kembalian yang baru, harapannya  transaksi yang berada di pasar Beringharjo dan lainnya meningkat," kata Wakil wali Kota Yogyakarta Horoe Purwadi usai peluncuran program pasar kawasan bebas uang lusuh, Rabu (22/05/2019).

Dengan demikian ia mengharapkan ada motivasi baru untuk memperbanyak transaksi yang ada di pasar umumnya pasar yang ada di DIY. "Karena berapa banyak uang lusuh di pasaran yang tidak kami tahu. Mungkin bisa jadi pasar rakyat Bringharjo menjadi pasar pengguna uang lusuh paling banyak," tambahnya.

Menurutnya meminimalisir penggunaan uang lusuh juga supaya tidak menjadi media tersebarnya virus-virus, karena uang yang lusuh itu memungkinkan bakteri mengendap di sana. Hal itu disebabkan sering berganti orang, sehingga program pasar bebas uang lusuh sangat diperlukan.

"Kita kurangi dari menukar yang lusuh dengan yang baru. Ini juga menyangkut kesehatan orang-orang. Selanjutnya yang kita harapkan, kita mempunyai pelayanan yang lebih baik kepada pasar, karena ini juga kita melibatkan teman-teman perbankan, paguyuban, asosiasi yang ikut peduli untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jadi supaya mengubah pandangan uang di pasar itu selalu lusuh," katanya penuh harap. (Ive)