Jateng Editor : Agus Sigit Rabu, 22 Mei 2019 / 10:25 WIB

Waspada, Makanan Kadaluarsa Masih Beredar

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Puluhan produk makanan tidak layak karena kemasan rusak dan kadaluarsa ditemukan petugas dari tim gabungan saat melakukan pemantauan disejumlah tempat perbelanjaan modern. Pemilik usaha wajib melakukan penarikan barang dan tidak boleh memajang di etalase dan menjualnya ke pembeli. Atas temuan tersebut masyarakat diminta untuk lebih teliti dan waspada saat berbelanja kebutuhan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Rabu (22/5) mengatakan, petugas dari tim gabungan sudah melakukan pemantauan dengan mengecek langsung kondisi barang disejumlah pusat perbelanjaan modern. Petugas yang terlibat yakni, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Kesehatan Kabupaten, Dinas Pertanian dan Perikanan, Polres Sukoharjo dan lainnya.

Dalam pemantauannya petugas melihat secara langsung kondisi barang yang dipajang di etalase disejumlah pusat perbelanjaan modern. Wilayah sasarannya yakni di Kecamatan Kartasura, Grogol dan Sukoharjo Kota. Semua barang dilihat satu per satu untuk dilihat kelayakan kemasan secara fisik, kandungan bahan dan tanggal kadaluarsa.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh petugas ditemukan sejumlah temuan. Seperti kondisi kemasan pada susu kaleng dalam keadaan penyok dan makanan kaleng kadaluarsa. Temuan tersebut langsung diserahkan ke pihak pengelola pusat perbelanjaan modern untuk dilakukan penarikan. Barang tersebut tidak boleh dipajang di etalase dan dijual ke masyarakat.

“Barang yang ditemukan baik kemasan dalam kondisi penyok dan kadaluarsa wajib ditarik dan tidak boleh dijual. Kalau pihak pengelola pusat perbelanjaan modern akan menjual maka harus diganti dengan barang baru dan layak,” ujarnya.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo akan terus melakukan pemantauan barang hingga Lebaran nanti. Sebab dikhawatirkan masih terjadi kerawanan pelanggaran mengingat banyaknya peredaran barang baik di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern.

Atas temuan tersebut petugas meminta kepada masyarakat untuk lebih teliti dan waspada saat berbelanja. Salah satunya yakni dengan memastikan kondisi kemasan barang dan bahan yang terkandung didalamnya.

“Sekilas saat beli barang apabila kondisi kemasan sudah rusak maka jangan dibeli. Masyarakat bisa melaporkan temuannya itu ke pengelola pusat perbelanjaan atau pedagang agar barang segera ditarik dan diganti baru,” lanjutnya. (Mam)